Polisi dalami kasus teror pemecahan kaca sekolah di Palembang

id Pemecahan kaca sekolah Palembang,Palembang,Sekolah di Palembang,Smp negeri 46 Palembang

Polisi dalami kasus teror pemecahan kaca sekolah di Palembang

Seorang guru menunjukkan kaca yang dipecahkan orang tak dikenal di SMP Negeri 46, Palembang, Selasa (27/5/2025). ANTARA/HO-SMP 46 Palembang

Palembang (ANTARA) - Polrestabes Palembang, Sumatera Selatan, mendalami kasus pemecahan kaca sekolah SMP Negeri 46 yang terjadi pada Senin (28/4)dan Sabtu (10/5).

"Kami menerima laporan itu, saat ini kami masih tangani dengan mendalaminya atau penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan dikonfirmasi di Palembang, Selasa.

Sebelumnya, sebanyak 36 kaca ruang kelas di SMP Negeri 46 Palembang pecah setelah dirusak oleh sekelompok pemuda tak dikenal dan terekam oleh kamera pengintai atau CCTV.

Ketua Komite Sekolah SMP Negeri 46, Zaidil Azwari, mengatakan perusakan terjadi sebanyak dua kali, yakni pada Senin (28/4/2025) dan Sabtu (10/5/2025) malam.

"Kami tidak tahu motifnya apa, total ada 36 kaca yang pecah dirusak mereka. Dalam rekaman CCTV sekolah, mereka masuk ke lingkungan lewat pagar belakang,” katanya.

Penasehat Komite Sekolah SMP Negeri 46 Palembang, Fahlevi, menambahkan, laporan dibuat setelah adanya pertimbangan dan persetujuan dari kepala sekolah.

“Kami melapor atas izin kepala sekolah. Karena sangat disayangkan sebelum peristiwa terjadi, sekolah ini sebelumnya usai direnovasi dan dilakukan perbaikan,” jelasnya.

Ia menyebutkan akibat kejadian ini, pihak sekolah mengalami kerugian hingga Rp18 juta. Kaca yang pecah juga mengganggu kenyamanan proses belajar-mengajar.

Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.