Inisiatif ini sejalan dengan komitmen BRI dalam meningkatkan literasi keuangan dan memperluas jangkauan layanan digital bagi masyarakat.
Menurut BRI, investasi emas melalui BRImo menarik berbagai segmen masyarakat, terutama generasi milenial yang memiliki rata-rata 17 persen portofolio investasinya dalam bentuk emas, diikuti oleh generasi X dan baby boomers dengan masing-masing 10 persen.
Fitur Investasi Emas memang dirancang untuk mempermudah pengguna dalam berinvestasi emas secara digital. Lewat fitur ini, pengguna bisa mulai berinvestasi emas dengan nominal terjangkau mulai dari Rp10.000.
Fitur ini juga menawarkan kemudahan lain, mulai dari pembelian emas 0,01 gram, transaksi jual beli secara real-time dengan Pegadaian, hingga akses informasi harga jual dan beli emas yang selalu ter-update pada dashboard investasi.
Selain itu, tersedia pula fitur autodebet dan monitoring harga emas secara real-time semakin memudahkan pengguna dalam mengoptimalkan investasinya.
Adapun hingga akhir Desember 2024, jumlah pengguna super apps BRImo telah mencapai 38,61 juta atau tumbuh sebesar 22,12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Total transaksi yang diproses melalui BRImo mencapai 4,34 miliar transaksi, meningkat 40,54 persen secara yoy. Sementara dari sisi nilai, transaksi melalui BRImo tercatat sebesar Rp5.596 triliun atau naik 34,57 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Perseroan menyebutkan, BRImo juga telah mendapatkan pengakuan luas sebagai aplikasi mobile banking terbaik di Indonesia, dengan skor 4,7 di platform Android (Google Play Store) dan iOS (App Store).
Pencapaian ini, menurut perseroan, mengukuhkan BRImo sebagai aplikasi terdepan yang menggabungkan keandalan dan inovasi, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital BRI.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BRI: Volume transaksi emas lewat BRImo Rp279,8 miliar