Logo Header Antaranews Sumsel

Tren batik kontemporer di tengah kalangan muda

Rabu, 4 September 2024 17:08 WIB
Image Print
Designer Maya Ratih saat 'fashion show' dalam pembukaan pameran batik "Kukila Khatulistiwa" di ANTARA Heritage Center, Pasar Baru, Jakarta, beberapa waktu lalu. (ANTARA/ Putri Hanifa)
Jakarta (ANTARA) - Batik sebagai warisan budaya yang telah ada sejak lama, saat ini mengalami perkembangan yang signifikan di dunia fesyen, terutama eksistensinya di tengah generasi muda dan perkembangan dunia fesyen yang kian berubah.

Desainer Maya Ratih mengatakan bahwa meskipun batik merupakan warisan budaya yang klasik, tetapi keberadaannya tetap dihargai, terlihat adanya peningkatan pesat dalam kreasi batik kontemporer.

"Kalau batik sih tetap nomor satu ya, menurut saya trennya. Tapi itu berbagai macam kreasi, dan berbagai macam kelas," kata Maya Ratih saat menghadiri pembukaan pameran batik "Kukila Khatulistiwa" kepada ANTARA di ANTARA Heritage Center, Pasar Baru, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Batik jeans, misalnya, merupakan inovasi yang menggabungkan unsur tradisional dengan bahan-bahan modern, seperti denim dan kulit yang menjadikannya lebih menarik bagi generasi muda, khususnya Gen Z.

Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026