
Butuh ilmu berbeda cegah peretas danpembobol
Rabu, 8 November 2023 14:05 WIB

Korbannya tidak hanya perseorangan tetapi juga perusahaan kelas atas. Padahal mereka sudah memiliki sistem IT yang kuat untuk menangkal para peretas dan pembobol.
Kalau menengok ke belakang salah satu bank besar pernah diretas yang membuat seluruh nasabahnya mengalami kesulitan untuk mengakses layanan perbankan.
Hal ini menunjukkan bahwa secanggih apa pun sistem perlindungan jaringan digital--baik itu di tingkat pemerintah, BUMN, swasta, bahkan perbankan--apabila standar, operasi, dan prosedur (SOP) akses jaringan tidak dikelola dengan sistem pengamanan ketat, maka cepat atau lambat "serangan" bakal terjadi.
Ketua Academic Computer Security Incident Response Team (Acad C-SIRT) yang juga Rektor Universitas Pradita Kabupaten Tangerang Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit mengatakan SOP ini harus dipatuhi agar orang yang berniat jahat tidak bisa menembus sistem.
Pewarta: Ganet Dirgantara
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
