240 JCH OKU Sumsel sudah melakukan perekaman visa biometrik

id Perekaman visa biometrik, jemah calon haji, telepon pintar, tanah suci Mekah, Kemenag OKU

240 JCH OKU Sumsel sudah melakukan perekaman visa biometrik

Petugas Kantor Kemenag OKU membantu JCH melakukan perekaman visa biometrik, Jumat. (ANTARA/Edo Purmana/23)

Baturaja (ANTARA) - Sebanyak 240 orang jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan sudah melakukan perekaman visa biometrik menjelang keberangkatan ke Tanah Suci Mekah tahun ini.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) OKU, Abdul Muis di Baturaja, Jumat mengatakan proses perekaman visa biometrik terus dilakukan para JCH baik secara mandiri maupun dibantu petugas Kemenag setempat agar mencapai target sasaran sebelum akhir April 2023.

Berdasarkan data, kata dia, hingga saat ini dari 241 JCH asal Kabupaten OKU yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah untuk menjalankan ibadah haji tahun ini, sebanyak 240 orang diantaranya sudah melakukan perekaman visa biometrik

"Capaian persentase perekaman visa biometrik di OKU bisa dikatakan hampir mencapai 100 persen tinggal menyisakan satu orang lagi yang belum merekam data karena alasan tertentu," jelasnya.

Untuk itu, ia mengimbau jamaah yang belum melakukan perekaman visa biometrik supaya segera merekam datanya sebelum batas akhir yang ditentukan yaitu pada 5 Mei 2023.

"Visa biometrik menjadi salah satu syarat untuk berangkat haji. Jadi kalau sampai batas waktu tersebut tidak melakukan perekaman maka keberangkatannya ke Tanah Suci terpaksa ditunda hingga 2024 nanti," tegasnya.

Muis menjelaskan, perekaman biometrik merupakan proses pencatatan secara digital yang dilakukan dengan kamera pemindai untuk merekam pendataan 10 sidik jari dan foto wajah, telapak tangan serta retina.

Untuk pelaksanaan perekaman visa biometrik tahun 2023 ini dapat dilakukan secara mandiri oleh para JCH di rumah masing-masing menggunakan Aplikasi Saudi Visa Bio melalui telepon pintar. "Perekaman visa biometrik dapat juga dilakukan secara mandiri dengan aplikasi saudi visa bio dan menggunakan email serta nomor handphone pribadi para JCH," ujarnya.