
Ratu Dewa: Pegawai Pemkot Palembang tak ada yang menggunakan mobil dinas mudik

Sumatera Selatan (ANTARA) - Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, Ratu Dewa menyebutkan tidak ada pegawai di semua satuan kerja yang menggunakan kendaraan dinas berupa mobil atau motor untuk keperluan mudik Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah, karena semua kendaraan dikandangkan menjelang lebaran.
"Tidak ada sama sekali pegawai yang menggunakan kendaraan dinas tersebut untuk transportasi perjalanan mudik Idul Fitri 1443 Hijriyah karena semua dikandangkan sesuai laporan pihak inspektorat Kota Palembang yang membidangi penggunaan fasilitas daerah," kata Ratu Dewa di Palembang, Senin.
Dia menilai kedisiplinan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Palembang meningkat karena selain menaati aturan pelarangan penggunaan kendaraan dinas tersebut mereka juga masuk kerja tepat waktu usai cuti Lebaran 2022.
Kepastian tersebut didapatkannya melalui pelaporan dari tim inspeksi kedisiplinan pegawai.
Tim inspeksi itu melakukan pemeriksaan secara langsung ke setiap kantor organisasi perangkat daerah (OPD) dan Sekretariat Kota Palembang.
"Saya dan tim mengecek langsung. Alhamdulillah syukur fakta di lapangan menemukan tidak ada yang bolos ASN atau nonASN," kata dia.
Meskipun ada beberapa orang pegawai berhalangan masuk di hari pertama kerja tersebut, tapi, alasan ketidakhadirannya itu masih dapat dipertimbangakan dan dipertanggungjawabkan bagi yang bersangkutan.
"Misal salah satunya ditemukan ada pegawai itu tidak masuk karena harus mengantarkan anaknya ke rumah sakit untuk kemoterapi, tentu diberikan toleransi karena yang penting melapor kepada atasannya sehingga dapat dipertanggungjawabkan," kata dia, sekaligus kalau kedapatan yang bersangkutan bolos maka diberlakukan sanksi pengurangan tunjangan tambahan (TPP) dan penurunan pangkat.
Pemerintah Kota mengharapkan setiap pegawai dapat bekerja secara optimal melayani masyarakat di semua bidang, khususnya bidang kesehatan, pendidikan, perekonomian dan pembangunan Infrastruktur yang menjadi skala prioritas.
Pewarta: Muhammad Riezko Bima Elko
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
