Turnamen internal PBSI, Greysia/Febby awali turnamen dengan menang mudah

id bulu tangkis,greysia polii,ganda putri,febby valencia dwijayanti

Turnamen internal PBSI, Greysia/Febby awali turnamen dengan menang mudah

Pasangan Greysia Polii/Febby Valencia Dwijayanti Gani unggul atas Kelly Larisa/Savira Nurul Husnia di babak penyisihan grup I ganda putri turnamen internal PBSI dengan skor 21-10, 21-9 yang berlangsung di Jakarta, Rabu (Dokumentasi PP PBSI)

Jakarta (ANTARA) - Pasangan Greysia Polii/Febby Valencia Dwijayanti Gani belum mendapat perlawanan sulit dari junior mereka Kelly Larisa/Savira Nurul Husnia di babak penyisihan grup I ganda putri turnamen internal PBSI dengan skor 21-10, 21-9.

Meski mereka dipasangkan secara mendadak, namun Greysia/Febby tampil cukup baik, di samping Kelly/Savira yang masih belum bisa bermain lebih sengit di laga yang berlangsung di Pelatnas PBSI Cipayung itu.

"Lawan kami hari ini memang masih junior. Kami juga langsung masuk dari awal dan tidak membuat kesalahan sendiri. Mainnya harus lebih aman dan dari awal jangan sampai kecolongan start," kata Febby setelah pertandingan, Rabu.

"Kesempatan ini bagus sekali buat Febby, dia bisa dapat pengalaman. Bagus juga buat saya karena saya bisa mempertahankan apa yang saya dan Apri (Apriyani Rahayu) punya," tutur Greysia menambahkan.

Baca juga: Ganda putri Apriyani/Mychelle taklukkan Meilysa/Rachel dalam rubber game

Greysia yang biasanya berpasangan dengan Apriyani Rahayu, sudah lebih dari empat bulan absen bertanding karena pandemi COVID-19.

"Karena tidak ada pertandingan, di sini kami bisa melatih rasa tidak mau kalah, rasa ingin menangnya dikembangkan terus. Menurut saya turnamen internal ini bagus untuk saya, Febby dan tim ganda putri. Kami tampil tanpa beban di sini, targetnya itu supaya lebih bisa bersaing, terutama untuk Febby yang masih muda supaya lebih semangat," jelas Greysia.

Baca juga: Ketum PBSI satu periode, nama Erick Thohir muncul

Baca juga: Menang dua kali, Jojo terapkan pola permainan dengan baik
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar