Herman Deru apresiasi perubahan PSBB Kota Palembang tahap dua

id Gubernur Sumel apresiasi perubahan PSBB,perubahan PSBB tahap dua Palembang,psbb palembang,psbb tahap dua,covid-19,covid sumsel,virus corona

Herman Deru apresiasi perubahan PSBB Kota Palembang tahap dua

Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Wali Kota Palembang Harnojoyo dan pejabat setempat sosialisasi PSBB tahap kedua (ANTARA/HO-Humas Pemprov Sumsel)

Palembang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi adanya perubahan penerapan PSBB Kota Palembang untuk tahap kedua setelah dilaksanakan evaluasi.

Penerapan PSBB harus terus dievaluasi sehingga hasilnya lebih efektif, kata gubernur usai menghadiri rapat evaluasi PSBB tahap pertama di Palembang, Sabtu.

Gubernur juga mengapresiasi kerja keras Pemerintah Kota Palembang atas hasil dari PSBB tahap pertama yang dinilainya membuahkan hasil yang tidak mengecewakan.

Dia mengingatkan masyarakat sudah sadar akan protokol kesehatan yang tujuannya tidak lain untuk memutus rantai penyebaran COVID -19.

Baca juga: Mal di Palembang kembali beroperasi di tengah penerapan PSBB tahap kedua

Deru mengapresiasi kerja keras Wali Kota Palembang beserta jajarannya yang sangat membanggakan. Dimana hasil dari PSBB tahap pertama tingkat kontak terkonfirmasi positif corona sebelum PSBB menurun.

Menurut survei dari ahli epidemilogi salah satunya dari Fakultas Kedokteran Unsri sebanyak 14 kasus namun setelah tanggal 3 Juni kemarin berkurang menjadi 6 kasus.

Karena alasan itu pula, Herman Deru mengakui menyetujui peraturan PSBB terbaru yang dibuat Pemerintah Kota Palembang dengan merubah beberapa poin tentang PSBB tahap I.

Baca juga: Titik cek poin di Palembang dikurangi selama PSBB tahap dua

Dalam perubahan itu antara lain masyarakat dapat melakukan aktivitas seperti memperpanjang jam kerja dari 5 jam menjadi 7 jam, melakukan kunjungan ke rumah ibadah, melaksanakan akad nikah, dan aktivitas sosial lainnya dengan syarat tetap mematuhi protokol kesehatan yang dibuat gugus tugas.

"Saya menyetujui peraturan PSBB terbaru yang dibuat pak wali kota yang diimbangi kabar baik yang datang di PSBB tahap pertama dan dibantu 1750 personil TNI/POLRI serta pihak terkait dengan hasil yang sangat membanggakan," kata gubernur.

Artinya sudah ada penurunan penyebaran COVID 19. Namun diminta jangan gegabah dengan adanya peraturan terbaru ini masyarakat menjadi euforia.

Baca juga: Update 5 Juni: Warga Sumsel sembuh dari COVID-19 terus bertambah menjadi 282 orang

Menurut dia, dari persetujuan itu dapat disimpulkan pula bahwa kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan sangat baik oleh sebab itu pihaknya berharap masyarakat tetap patuh akan protokol kesehatan yang ada agar tetap dapat mengurangi terjadinya penyebaran COVID 19 ini.

Ini adalah masa transisi, dan tidak cukup satu dimensi tetapi ada 3 seperti dimensi kesehatan, sosial dan ekonomi dalam membuat sebuah kebijakan.

Oleh karenaa itu ketika wali kota merubah Perwali ini maka tidak boleh lalai. Dengan adanya peningkatan kesadaran masyarakat pihaknya berharap keberhasilan akan terjadi sesuai yang diinginkan, tambah dia.

 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar