Logo Header Antaranews Sumsel

Harga batu bara turun 3,02 dolar AS

Jumat, 7 September 2018 20:03 WIB
Image Print
Dokumen - Pertambangan batu bara PT Bukit Asam (ANTARA News Sumsel/Nova Wahyudi/16)

Jakarta (ANTARA News Sumsel) - Harga batu bara acuan pada September 2018 ditetapkan sebesar 104,81 dolar AS (USD) per ton atau turun 3,02 dari harga pada Agustus 2018.

"Harga batu bara acuan mengalami penurunan dari bulan sebelumnya, turun sebesar USD 3,02 dari HBA Agustus 2018 sebesar USD 107,83 per ton," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (Biro KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi di Jakarta, Jumat.

Berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 1951 K/30/MEM/2018 harga batu bara acuan (HBA) pada September 2018 telah ditetapkan sebesar 104,81 per ton dolar AS.

Agung menyampaikan, HBA bulan September 2018 lebih rendah daripada bulan sebelumnya salah satunya dipengaruhi oleh kebijakan proteksi impor Tiongkok.

"Sebagai salah satu konsumen terbesar batubara, tentu kebijakan ini berpengaruh terhadap penurunan HBA di bulan ini," jelas Agung.

Di samping itu, penurunan HBA disebabkan oleh pergerakan variabel yang membentuk HBA, yaitu Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platss 5900 pada bulan sebelumnya. Kualitasnya disetarakan pada kalori 6322 kcal per kg GAR, Total Moisture 8 persen, Total Sulphur 0,8 persen dan Ash 15 persen.

Sebagaimana diketahui, Kepmen yang mengatur HBA dan HMA yang telah ditetapkan ini akan digunakan sebagai dasar perhitungan Harga Patokan Batubara dan Mineral di bulan September 2018.

Berdasarkan Kepmen tersebut, HMA komoditas nikel, kobalt dan timbal mengalami penurunan. Harga nikel ditetapkan 13.509,05/dry metric ton (dmt) dolar AS turun dari 14.246,82/dmt dolar AS dari HMA Agustus 2018, kobalt ditetapkan 65.385,71/dmt dolar AS turun dari 74.277,27/dmt dolat AS, dan timbal mengalami penurunan dari 2.312,52/dmt dolar AS menjadi 2.102,43/dmt dolar AS.

Komoditas seng, aluminium dan tembaga pun juga mengalami tren penurunan. Harga seng turun dari 2.782,55/dmt dolar AS pada Agustus 2018 menjadi 2.571,38 HMA dolar AS adalah salah satu variabel dalam menentukan Harga Patokan Mineral (HPM) logam berdasarkan formula yang diatur dalam Kepmen ESDM Nomor 2946 K/30/MEM/2017 tentang Formula Untuk Penetapan Harga Patokan Mineral Logam.

Variabel penentuan HPM logam lainnya adalah nilai/kadar mineral logam, konstanta, corrective factor, treatment cost, refining charges, dan payable metal.

Besaran HMA ditetapkan oleh Menteri ESDM setiap bulan dan mengacu pada publikasi harga mineral logam pada index dunia, antara lain oleh London Metal Exchange, London Bullion Market Association, Asian Metal dan Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX). (A072).



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026