
Publikasi riset kesehatan dasar ditargetkan selesai September

Jakarta (ANTARA News Sumsel) - Publikasi hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 yang akan mengungkap berbagai data terkait kesehatan masyarakat Indonesia, ditargetkan akan selesai dan diluncurkan pada September mendatang.
"Kami targetkan sekitar September. Sekarang pengumpulan datanya sudah selesai," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Siswanto dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia petugas telah menyelesaikan survei dan sedang dalam tahap penyempurnaan data. Siswanto mengatakan penyempurnaan data diperlukan untuk meminimalkan kesalahan dalam pengumpulan data di lapangan.
"Untuk menghindari kesalahan saat memindahkan hasil kuisioner ke basis data, seperti misalnya anak empat tahun tapi tingginya 120 centimeter," kata dia.
Dia menjelaskan Riskesdas 2018 bertujuan untuk mengukur kesehatan masyarakat secara keseluruhan dan sebagai pengukur capaian program-program pemerintah.
Siswanto mengemukakan salah satu data prevalensi penyakit atau masalah kesehatan yang diprediksi akan menurun ialah kasus stunting atau kekerdilan pada anak.
"Masalah gizi, stunting, kita prediksi akan turun. Dulu kan 37,2 persen, atau sekitar empat di antara 10 balita mengalami stunting pada Riskesdas 2013. Saya prediksi akan turun," kata Siswanto.
Dia menerangkan dalam evaluasi pelaksanaan Riskesdas mengukur hasil survei dan dampak di masyarakat. Setelah melihat data, diharapkan pemerintah bisa melakukan perbaikan dalam pelaksanaan program agar lebih efektif.
Pewarta: Aditya Ramadhan
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
