Pemerintah desa kelola objek wisata sungai

id pemerintah desa, destinasi wisata, objek wisata, wisata sungai, sungai, pulau,wisatawan,wisata pulau

Ilustrasi - Objek Wisata Danau Ranau (ANTARA/M.Tohamaksun)

Baturaja  (ANTARA News Sumsel) - Pemerintah Desa Keban Agung, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan akan mengelola objek wisata sungai guna dijadikan layaknya pulau tempat masyarakat berwisata.

"Tahun ini pemerintah Desa Keban Agung, Kecamatan Semidang Aji menargetkan akan mengelola destinasi wisata sungai di wilayah setempat dijadikan objek wisata pulau," kata Camat Semidang Aji, Ogan Komering Ulu (OKU), Emharis Suryadi Putra di Baturaja, Sabtu.

Dia menjelaskan, kondisi panorama di sekitar sungai di Desa Keban Agung dinilai sangat menarik untuk dijadikan wisata pulau tempat bersantai bersama keluarga.

Selain tepian sungai banyak terdapat bebatuan koral, kata dia, suara gemericik deru air yang mengalir ditambah suhu udara sejuk memeberikan nilai tambah untuk menjadikan kawasan tersebut salah satu objek wisata yang ada di Kabupaten OKU.

Untuk menjangkau lokasi tersebut tidak sulit karena sungai yang terletak di pinggir jalan lintas Sumatera tersebut bisa ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit perjalanan menggunakan kendaraan roda empat dari Kota Baturaja.

"Kalau dari Palembang jarak tempuhnya sekitar lima jam perjalanan menggunakan mobil. Jika melalui Kabupaten Muaraenim paling 1,5 jam," katanya.

Selain menawarkan panorama alam yang indah, lanjut dia, di bagian ulu sungai juga masih banyak terdapat pohon besar dan lantai tepian sungai ditumbuhi rumput hijau menyerupai karpet.

"Kondisi alam seperti inilah biasanya yang menarik kunjungan wisatawan dari luar daerah," kata dia.

Selain menambah koleksi objek pariwisata yang ada di wilayah itu, Emharis juga berharap wisata pulau tersebut nantinya dapat dijadikan BUMDes Keban Agung.

"Kalau dikelola desa tentunya objek wisata pulau tersebut nantinya dapat membuka lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar