Logo Header Antaranews Sumsel

Perkembangan waralaba Indonesia kalah bersaing

Senin, 30 Mei 2016 17:02 WIB
Image Print

Palembang (ANTARA Sumsel) - Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Kementerian Perindustrian Perdagangan, Fetnayeti mengatakan, waralaba di Indonesia masih kalah bersaing dengan negara lain sehingga perlu dimaksimalkan lagi.

Padahal sumber daya alam untuk bahan waralaba atau hak-hak untuk menjual suatu produk/jasa maupun layanan cukup banyak terdapat di Indonesia, sehingga usaha tersebut harus terus berkembang, kata Fetnayeti saat sosialisasi mengenai waralaba di Palembang, Senin.

Memang, lanjut dia, waralaba masih mendominasi Malaysia sehingga itu harus dapat memotivasi masyarakat di tanah air.

Selain itu Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pertemuan waralaba internasional pada November mendatang, ujar dia.

Jadi dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan bisnis waralaba akan semakin berkembang di Indonesia, kata dia.

Selain itu, melalui sosialisasi ini diharapkan mampu memotivasi dan meningkatkan perkembangan waralaba di daerah.

Ia mengatakan, sebenarnya waralaba sangat menjanjikan dalam mengembangkan perekonomian masyarakat, sehingga itu harus dimaksimalkan lagi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Selatan melalui Kabid Perdagangan Dalam Negeri, E Yanti S mengatakan, Sumsel cukup potensial dalam mengembangkan waralaba.

Oleh karena itu melalui sosialisasi ini diharapkan dapat mengembangkan usaha waralaba yang ada di daerah ini.

Apalagi waralaba sangat mendukung dikembangkan di daerah ini sehingga perlu didorong bersama, tambah dia. (U005)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026