
Sumatera Selatan targetkan hilirisasi perikanan 2017

Palembang, (ANTARA Sumsel) - Provinsi Sumatera Selatan menargetkan hilirisasi sektor perikanan pada 2017 dengan menghasilkan suatu produk kemasan yang mampu diekspor ke sejumlah negara.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Dinas Kelautan dan Perikanan Sumsel Galamda Israk di Palembang, Selasa, mengatakan saat ini pemerintah provinsi mendorong terciptanya suatu produk kemasan yang berbahan ikan patin karena produksi sudah mencapai 150 ribu ton per tahun.
"Sudah ada beragam produk seperti kerupuk tulang patin, abon, sosis, hingga pindang patin tulang. Tinggal lagi, bagaimana mendorong kalangan UMKM mau melakukannya karena bahan bakunya sudah ada," kata dia.
Ia mengemukakan, untuk mendorong industri hilirisasi ini, DKP Sumsel akan menggandeng instansi pemerintah lainnya seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah terkait dengan investasi.
Pemprov Sumsel menargetkan pada 2017 sudah ada produk turunan ikan patin yang dilepas ke pasar, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
"Tentunya, Sumsel tidak ingin sebatas menjual barang mentah, ingin juga menghasilkan produk jadi. Dengan begitu banyak nilai tambah yang didapat, tidak sebatas menjual ke pasar untuk konsumsi masyarakat," kata dia.
Jika hilirisasi ini berjalan dengan baik maka harga di sektor hulu (pembudidayaan) akan terjaga karena adanya kestabilan permintaan.
"Memang saat ini harga ikan patin, bisa dikatakan sesuai, dalam arti tidak terlalu murah sehingga bagus untuk pembudidaya dan tidak terlalu mahal sehingga baik untuk pembeli. Tapi, tetap ini belum cukup karena sejatinya yang terbaik itu sektor hulu dan hilir itu sama-sama bergerak," kata dia.
Produksi ikan patin Sumsel merupakan penyokong 60 persen kebutuhan nasional atau menjadi daerah penghasil terbanyak di Indonesia.
Selain Sumsel, terdapat juga Jawa Barat, Riau, dan Jambi karena pembudidayaan ikan patin ini relatif mudah, dapat menggunakan lahan di darat (kolam), sungai, dan danau.
Sebelumnya, Sumsel juga menjajaki peluang ekspor ikan patin segar ke negara-negara di Eropa, dan beberapa negara Asia.
Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
