Logo Header Antaranews Sumsel

Penyuluh pertanian OKI siap dampingi petani

Kamis, 17 Maret 2016 22:16 WIB
Image Print
Sejumlah petani memanen padi menggunakan perahu berbahan terpal di sawah mereka yang terendam air Desa Nusantara, Kecamatan Airsugihan, Ogan Komering Ilir, Sumsel.(Foto Antarasumsel.com/14/Feny Selly/Aw)

Palembang, 17/3 (Antara) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, melatih 75 orang penyuluh pertanian di Kayuagung, Kamis, untuk mencapai target swasembada pangan pada 2017.

Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Imlan Khoirun mengatakan pelatihan penyuluh pertanian ini masuk dalam program Kementerian Pertanian di Sumatera dan Kalimantan.

"Tahun lalu, Kementerian Pertanian fokus pada pembangunan fisik seperti penyaluran alat mesin pertanian, pembangunan irigasi, sedangkan tahun ini mulai fokus pada peningkatan Sumber Daya Manusia sektor pertanian," kata dia.

Dengan langkah ini maka diharapkan bidang pertandan pada 2016 menjadi lebih terprogram dan terarah karena sejumlah penyuluh pertanian sudah mendampingi petani.

"Melalui program pendampingan yang berkolaborasi dengan perguruan tinggi negeri yakni sarjana pendamping yang mau turun ke lapangan maka petani akan lebih siap mengadopsi teknologi pertanian," kata dia.

Ia mengemukakan penyuluh memiliki tugas cukup berat di masa datang karena terdapat sejumlah hambatan di sektor pertanian saat ini yakni perubahan lahan dan keterbatasan lahan.

"UPSUS (Upaya Khusus) Pajale (Padi, Jagung, Kedelai) targetnya luar biasa sehingga OKI harus meningkatkan kualitas penyuluh. Dengan dilatih para penyuluh dapat lebih meningkatkan peran mereka dalam mencapai swasembada pangan," kata dia.

Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, menargetkankan penambahan luas lahan sawah untuk menghasilkan 851.511 ton gabah kering giling pada tahun ini.Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) , Syarifudin mengatakan untuk mencapai target tersebut akan dijalankan program cetak sawah di tujuh kecamatan.

Kecamatan itu, Kecamatan Sungai Menang 2.550 hektare, Tanjung Lubuk 1.053 hektare, Teluk Gelam 175 hektare, Cengal 4.200 hektare, Jejawi 500 hektare, Tulung Selapan 1.564 hektare, dan Kecamatan Pangkalan Lampam 1.000 hektare.

"Melalui program ini, OKI berpeluang menjadi kabupaten dengan penambahan lahan persawahan terlus di Sumsel," kata dia.

Pemerintah Kabupaten OKI menargetkan mampu memproduksi padi sebanyak 851.511 ton gabah kering giling, dari luas panen 186.326 hekater dan luas tanam 195.106 ha.

Target produksi padi tersebut dapat tercapai melalui hasil panen padi reguler sebesar 597.624 ton, ditambah hasil dari budidaya padi inhibrida dengan jajar legowo sebanyak 15.278 ton dan hasil kegiatan lain sebanyak 238.609 ton.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026