
Sumsel targetkan peningkatan ekspor perikanan

....Sumsel menjajaki peluang ekspor ikan patin ke Eropa karena ikan berdaging putih cukup digemari di kawasan tersebut....
Palembang, (ANTARA Sumsel) - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menargetkan peningkatkan volume ekspor perikanan khususnya udang dan kerang karena prospek yang baik terutama di pasar Jepang dan sejumlah negara Eropa.
Kepala Bidang Humas Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumsel Galamda di Palembang, Senin, mengatakan ekspor produk perikanan oleh tiga perusahaan lokal di daerah itu tidak pernah ditolak atau selalu memenuhi standar kualitas.
Volume ekspor produk kelautan dan perikanan Sumsel mencapai 1,65 juta ton pada 2014, dan ditargetkan meningkat hingga 1,67 juta ton pada 2015. Sementara nilai ekspor mencapai 14,46 juta dolar AS pada 2015, dan ditargetkan meningkat menjadi 15 juta dolar AS pada 2016.
"Jika tidak pernah ditolak dalam tiga tahun terakhir, artinya secara kualitas sudah berstandar internasional, tinggal bagaimana cara untuk meningkatkan volumenya," kata dia.
Untuk itu, DKP akan membantu tiga perusahaan lokal itu membuka pasar baru ekspor bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan.
Menurut Galamda, belum lama ini, Sumsel menjajaki peluang ekspor ikan patin ke Eropa karena ikan berdaging putih cukup digemari di kawasan tersebut.
"Jika nantinya ada negara yang berminat maka Sumsel menyanggupi berapa pun permintaan dari konsumen karena memiliki luas perikanan umum dan daratan terluas di Indonesia yakni mencapai 2,5 juta hektare, meliputi Sungai Musi beserta anak sungai, rawa dan danau," ujar dia.
Kemudian, luas perikanan ini belum ditambah dengan luas perikanan budidaya, seperti tambak dan kolam.
"Dari seluruh luas perikanan ini, diakui belum tergali sepenuhnya. Jadi, menggenjot ekspor ini dipandang sebagai salah satu upaya untuk mendongkrak kinerja perikanan Sumsel," kata dia.
Ia menyebutkan target nilai ekspor produk perikanan dan kelautan 1,67 juta ton pada 2015 itu akan mencapai 14,46 juta dolar AS dan ditargetkan meningkat menjadi 15 juta dolar AS pada 2016.
"Sementara ini, hanya udang dan kerang yang tercatat sebagai menjadi produk ekspor perikanan Sumsel ke Jepang sejak 2013. Saat ini, pemerintah gencar mendorong munculnya jenis ikan yang diekspor agar kesejahteraan nelayan lebih meningkat," kata dia.
Pewarta: Oleh Dolly Rosana
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
