Pengelolaan wisata Pulau Maspari kerja sama Lanal

id Pulau Maspari,wisata Pulau Maspari,Dinas Kelautan dan Perikanan,Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan,berita sumsel,berita palembang,antara s

Pulau Maspari. (indanesiaku.blogspot.com)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Pengelolaan objek wisata Pulau Maspari, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, akan bekerja sama dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut Palembang.

Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya di Palembang, Kamis, mengatakan kerja sama denganpihak Lanal Palembang itu terkait dengan pengelolaan, penjagaan, serta pembinaanwarga yang bermukim Pulau Maspari tersebut.

Hal itu karena pulauyang terletak di ujung timur Provinsi Sumsel tepatnya masuk dalam Desa Sungai Lumpur Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir sangat menarik untuk tempat wisata, ujar Wagub.

Oleh karena itu perlu pembinaan termasuk pengamanan, kata dia.

Dia mengatakan, sudah banyak kerja sama yang terjalin selama ini, karena itu ke depan pengelolaan Pulau Maspari yang paling mendesak adalahmerealisasikan pembangunan pos terpadu.

Bahkan, lanjut Wagub, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumsel memfokuskan untuk pembinaan pengelolaan Pulau Maspari, mengingat di sepanjang aliran pulau tersebut masyarakat menggantungkan hidupnya sebagai petambak udang dan ikan bandeng.

Jadi untuk memaksimalkan pengelolaan pulau tersebut Wagub meminta peran dari Lanal Palembang agar dapat mengamankan pulau yang pos jaganya akan segera dibuat.

"Selama ini aktivitas masyarakat di pulau itu masih sangat minim, kemungkinan setelah pos jaga dibuat, kita harapkan sudah ada tanda kehidupan barusetelah itu kita minta bantuan pada anggota dari Pangkalan TNI AL," katanya.

Sementara Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Palembang Dwi Prasetyo mengatakan pihaknya akan mendukung program yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sumsel.

Selain itu terus terjalin koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sumsel dengan Lanal Palembang untuk memajukan daerah ini, tambah dia.
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar