Logo Header Antaranews Sumsel

Dinas Pendidikan lestarikan kebudayaan daerah

Kamis, 20 Agustus 2015 14:27 WIB
Image Print
Diknas terus upayakan pelestarian budaya daerah (Foto: antarasumsel.com/Fenny Selly/15)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan terus melestarikan kebudayaan daerah dengan memberikan apresiasi melalui pekan budaya pelajar.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Widodo usai membuka Pekan Budaya Pelajar Sumsel di Palembang, Kamis mengatakan, pihaknya menggelar pekan budaya yang bertujuan untuk mempertahankan dan menjaga seni daerah setempat.

Jadi dengan adanya pekan budaya, diharapkan karya seni bagi generasi penerus akan semakin berkembang, kata dia.

Hal ini dengan adanya pekan budaya maka akan menjadi wadah bagi guru dan pelajar berkreasi serta berkompetisi pada ajang seni dan budaya.

Menurut dia, sebagai ajang untuk berkreasi tentunya pekan budaya pelajar dapat mendorong berbagai pihak di seluruh kabupaten dan kota di Sumsel.

Yang jelas, pekan budaya ini akan dijadikan agenda tahunan dan kegiatannya juga terus ditingkatkan.

Ketika ditanya manfaat kegiatan tersebut, dia mengatakan, untuk meningkatkan kesadaran para pelajar dan guru akan pentingnya dalam mempertahankan dan melestarikan warisan budaya daerah.

Ia berharap, kegiatan tersebut akan mendorong tergalinya potensi pelajar dalam seni budaya terutama di luar sekolah.

Apalagi budaya dapat membawa martabat bangsa sehingga itu harus dilestarikan, kata dia.

Panitia pelaksana Pekan Budaya Pelajar, Sigit Budiyanto mengatakan, pekan budaya pelajar antara lain digelar kegiaran lomba musik etnik, pameran karya seni, tari kreasi daerah, fashion, karnaval budaya dan kuliner.

Khusus karnaval budaya akan diikuti ribuan pelajar di Sumatera Selatan dan akan dilepas Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

Dalam karnaval itu juga akan ditampilkan antara lain Marching Band PT Pusri, barisan modifikasi pakaian adat, permaian anak-anak tradisional, pencak silat dan tanjidor.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026