
Tiga Kementerian tandatangani MoU bangun sejuta rumah

....Untuk mendukung program prorakyat, pemerintah tahun ini menargetkan pembangunan satu juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, program ini sudah dicanangkan oleh Presiden Jokowi pada April 2015 di Ungaran, Jawa Tengah....
Jakarta, (ANTARA Sumsel) - Tiga kementerian menandatangani perjanjian kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) untuk membangun sejuta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
"Untuk mendukung program prorakyat, pemerintah tahun ini menargetkan pembangunan satu juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, program ini sudah dicanangkan oleh Presiden Jokowi pada April 2015 di Ungaran, Jawa Tengah," kata Mendagri Tjahjo Kumolo dalam acara MoU tersebut di Jakarta, Selasa.
Tjahjo menjelaskan yang termasuk ke dalam kategori masyarakat berpenghasilan rendah tersebut diantaranya nelayan, buruh, Pegawai Negeri Sipil (PNS)dan anggota TNI serta Polri.
Dalam MoU tersebut Kementerian Dalam Negeri melakukan kerjasama dengan beberapa instansi seperti Kementerian PU dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang.
"Dalam pengerjaan program ini, dilibatkan juga unsur pengembang yang termasuk dalam Real Estate Indonesia (REI), lalu BTN dan BNI untuk mengurusi pembiayaan," ujarnya.
Peran Kemendagri, lanjut Tjahjo, adalah melakukan pembinaan kepada pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan penyediaan perumahan bagi PNS melalui penyediaan tanah, penetapan lokasi, memberikan kemudahan dan keringanan retribusi perizinan.
"Program pembangunan sejuta rumah tahun anggaran 2015 rencananya akan dilaksanakan melalui APBN dengan target sebanyak 334.000 unit rumah dan Non APBN dengan target sebanyak 666.000 unit rumah," katanya.
Sementara itu pihak pengembang, memberikan apresiasi kepada pemerintah yang telah memberikan dukungan pemenuhan perumahan bagi masyarakat Indonesia dengan gerakan sejuta Rumah.
"REI memandang pemerintah kian serius dengan memberikan prioritas yang tinggi untuk membangun rumah rakyat," kata Ketua REI Eddy Hussy.
Dari pantauan Antara, acara MoU tersebut yang dijadwalkan dihadiri oleh tiga menteri yaitu Menteri PU dan Perumahan Rakyat Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan dan Mendagri Tjahjo Kumolo, namun hanya Tjahjo saja yang terlihat di lokasi.
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
