
Rumah Sakit Siloam paparkan penanganan "aneurysma"

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pihak Rumah Sakit Siloam Sriwijaya memaparkan penanganan aneurysma pada pembuluh darah otak kepada sejumlah wartawan di Palembang dalam acara media gathering.
Media gathering itu dibuka oleh Direktur RS Siloam Sriwijaya Benutomo Rumondor dan menghadirkan narasumber Anugrah Onie Widhiatmo di Palembang, Senin.
Menurut Anugrah Onie Widhiatmo, stroke atau brain attack merupakan penyakit peredaran pembuluh darah ke otak disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah di otak atau pecahnya pembuluh darah di otak.
Sementara Aneurysma adalah kelainan pembuluh darah otak dimana terdapat tonjolan seperti balon pada bagian tertentu dari dinding pembuluh darah.
Tonjolan ini mempunyai dinding tipis yang mudah pecah dan angka kejadian di dunia 10,5 per 100.000 orang, ujarnya.
Ia mengatakan, resiko pecahnya aneurysma 1-7 persen per tahun (Greenberg MS 2006) bila belum pernah pecah dan bila sudah pernah pecah menjadi 50 persen dalam enam bulan.
Untuk penanganan aneurysma ini di Sumatera Selatan baru dilakukan di rumah sakit Siloam dan berhasil, tuturnya.
Sementara Direktur RS Siloam Sriwijaya Benutomo Rumondor menyatakan, mereka akan meningkatkan pelayanan di rumah sakit tersebut.
Sekarang ini, pihaknya juga sedang menyusun kerja sama dengan rumah sakit yang ada di Palembang seperti rumah sakit Charitas dan Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH), tuturnya.
Selain itu, kemungkinan nantinya kerja sama dengan rumah sakit lainnya lagi di Kota Palembang, katanya.
Pewarta: Oleh Susilawati
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
