Logo Header Antaranews Sumsel

Panwaslu: pemilu bersih akan selamatkan bangsa

Senin, 7 April 2014 22:29 WIB
Image Print
Panwaslu (FOTO ANTARA)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pemilu bersih dan berkualitas akan menyelamatkan bangsa Indonesia dari berbagai masalah, karena posisi strategis dalam lembaga negara akan diisi orang-orang yang pro rakyat.

"Sampaikan hak memilih dengan memastikan calon yang dipilih pro terhadap kepentingan rakyat bukan golongan atau pribadi," kata anggota Pengawas Pemilu Palembang Jon Heri, Senin.

Dia menegaskan, jadilah pemilih yang cerdas jangan sampai tidak mengoptimalkan hak dengan mendatangi TPS dan mencoblos calon yang kredibelitasnya dipercaya mampu memperjuangkan kepentingan rakyat.

"Kalau tidak memilih atau golongan putih (golput) sama saja menyerahkan jabatan strategis kepada mereka yang tidak pro rakyat, ujarnya.

Menurut dia, pemilih yang cerdas tentunya akan mendorong kualitas pesta demokrasi sehingga bebas memilih denga jujur dan adil.

Dengan berpedoman kepada pancasila sebagai dasar negara akan menciptakan pemilihan wakil-wakil rakyat berkualitas dengan jejak rekam yang baik.

Ia mengatakan, Pancasila dengan jelas bagaimana mengatur kehidupan berdemokrasi di Indonesia.

Selain itu, Pancasila telah melahirkan aturan ideal menciptakan bangsa yang memiliki persatuan erat dan mendorong kemakmuran ekonomi secara merata.

Hal itu, diungkapkan ketika menjadi narasumber diskusi publik yang digelar Dewan Mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fatah Palembang dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Palembang.

Jon Heri menambahkan, masyarakat Kota Palembang diminta juga turut mengawasi pelaksanaan pemilu legislatif, 9 April dan melaporkan ke Panwaslu jika menemukan kecurangan.

Pengawasan tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat mendorong terealisasinya pemilu yang bersih dan berkualitas, tambahnya.

Sementara akademisi dari IAIN Raden Fatah Palembang Jamaluddin mengungkapkan, pemilu legislatif menjadi ajang pesta demokrasi yang wajib didorong berjalan sukses dengan indikator bersih dan berkualitas.

Karena itu, pastikan datang mencoblos dan memilih calon DPD, DPR RI, DPRD provinsi dan kpta/kabupaten yang paham Pancasila, katanya.

Jamaluddin menambahkan, kebijakan ekonomi dan politik yang berbasis Pancasila menjadi solusi Indonesia dalam mengatasi kemiskinan, pengangguran dan penguasaan sumber daya alam oleh perusahaan asing.

Selain itu, penerapan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 juga menjadi faktor penting lainnya dalam mendorong kemakmuran bangsa Indonesia, katanya.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026