Logo Header Antaranews Sumsel

Dinsos Sumsel optimalkan unit pelayanan sosial keliling

Selasa, 25 Maret 2014 17:51 WIB
Image Print
Kepala Dinas Sosial Sumsel Apriyadi (Foto Antarasumsel.com/12/Feny Selly/Aw)
...Petugas yang ada di unit pelayanan sosial keliling akan didorong lebih aktif memberikan bimbingan kepada masyarakat sehingga bisa motivasi mereka untuk selalu kreatif...

Palembang (ANTARA Sumsel) - Dinas Sosial Sumatera Selatan berupaya mengoptimalkan unit pelayanan sosial keliling yang mulai dioperasikan pada 2013 dengan meningkatkan kunjungan ke sejumlah tempat atau kawasan permukiman penduduk yang rentan terhadap permasalahan sosial.

Petugas yang ada di unit pelayanan sosial keliling akan didorong lebih aktif memberikan bimbingan kepada masyarakat sehingga bisa motivasi mereka untuk selalu kreatif, kata Kepala Dinas Sosial Sumsel Apriyadi di Palembang, Selasa.

Dengan memiliki motivasi hidup yang tinggi, diharapkan masyarakat tidak menjadi beban sosial bagi lingkungan sekitar tempat tinggalnya bahkan sebaliknya bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat luas, katanya.

Dia menjelaskan, untuk mengoptimalkan unit pelayanan sosial keliling itu, pihaknya tidak hanya menugaskan petugas Dinas Sosial tetapi juga melibatkan tenaga ahli yang bisa melakukan bimbingan kepada masyarakat dengan baik seperti dokter ahli jiwa dan ahli psikologi dengan dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung pelayanan sosial.

Melalui upaya tersebut diharapkan bisa memotivasi elemen bangsa dalam melaksanakan pembangunan khususnya penyelenggaraan kesejahteraan sosial, ujarnya.

Dia menjelaskan, salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan kesejahteraan sosial dalam menghadapi era global dewasa ini adalah komitmen dan keberpihakan pemerintah daerah kepada masyarakat terutama yang berpotensi mengalami masalah sosial.

Untuk itu akan terus diupayakan pengembangan suatu unit pelayanan sosial sesuai dengan kondisi daerah dan kebutuhan masyarakat setempat, sehingga secara bertahap berbagai permasalahan sosial yang terjadi di provinsi berpenduduk sekitar 8,6 juta jiwa ini dapat ditanggulangi dengan baik, kata Apriyadi.



Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026