Logo Header Antaranews Sumsel

Sumsel batalkan sejumlah kejuaraan internasional

Jumat, 28 Februari 2014 17:42 WIB
Image Print
Komite Olahraga Nasional Indonesia. (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Provinsi Sumatera Selatan terpaksa membatalkan sejumlah agenda rutin kejuaraan internasional di Palembang, menyusul padatnya jadwal perhelatan olahraga tingkat daerah dan nasional pada 2014.

"Sumsel terpaksa meniadakan sejumlah agenda olahraga internasional yang rutin diselenggarakan karena pada 2014 terdapat tiga tugas berat yakni menyelenggarakan Pekan Olahraga Provinsi dan Pekan Olahraga Mahasiswa ASEAN serta mengikuti Pekan Olahraga Remaja," kata Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan Dhenie Zainal di Palembang, Jumat.

Ia mengemukakan, keputusan membatalkan sejumlah kejuaraan internasional dari berbagai cabang olahraga itu juga berdasarkan saran Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin.

"Salah satu pertimbangan gubernur selain padatnya agenda olahraga domestik, yakni tahun ini merupakan tahun politik sehingga berbagai pemangku kepentingan disibukkan dengan pemilihan calon legislatif dan pemilihan presiden," ujarnya.

Agenda olahraga di Sumsel terbilang cukup padat pada 2014, dengan diawali Pekan Olahraga Provinsi pada Oktober, Pekan Olahraga Remaja di Surabaya pada November, dan ditutup dengan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Mahasiswa ASEAN pada Desember.

Sementara, sejumlah ajang olahraga internasional seperti Kejuaraan Asia Fasifik Voli Pantai, Kejuaraan Dunia Ski Air, dan Kejuaraan Asia Triahtlon yang rutin digelar sejak tiga tahun terakhir kerap digelar pada pengujung tahun ditiadakan.

Kondisi ini membuat Sumsel memutuskan absen sebagai penyelenggara pada tahun 2014.

Namun, menurut Dhenie, peran tersebut akan kembali dilanjutkan pada 2015, diantaranya menggelar Kejuaraan Asia Kano dan Kejuaraan Junior Ski Air dan Wakeboard.

Sementara, untuk kejuaraan yang telah menjadi agenda rutin tetap dijaga keberlangsungannya pada tahun mendatang.

"Sumsel pada 2015 akan kembali eksis dan siap menyelenggarakan ajang olahraga internasional seperti tahun 2012 yang mencapai sembilan kali," katanya.

Sumsel menjadi daerah rujukan penyelenggaraan ajang olahraga internasional karena memiliki berbagai fasilitas berstandar dunia, seperti arena olahraga di Kompleks Olahraga Jakabaring, bandara internasional, hingga sejumlah hotel berbintang.

Keberadaan berbagai fasilitas olahraga berstandar internasional tersebut, berkat peran menjadi tuan rumah SEA Games tahun 2011, katanya.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026