
Nasdem OKU pertanyakan bendera partai tak dipasang

Baturaja (ANTARA Sumsel) - Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan mendatangi KPU setempat menanyakan terkait tidak dipasangnya bendera partai tersebut.
"Kami beri waktu KPU OKU tiga hari untuk memasang bendera partai kami di halaman KPU setempat," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem OKU, Muslimin di Baturaja, Kamis.
Ia mengemukakan, jika selama tiga hari bendera partai Nasdem tidak dipasang pihaknya akan melakukan aksi demo ke KPU setempat," tegasnya.
Muslimin mengungkapkan, dari 12 partai yang ada hanya bendera Nasdem yang tidak terpasang di haaman KPU OKU di Baturaja.
Padahal, kata dia, pengurus partai tersebut sudah menyerahkan bendera Nasdem kepada KPU setempat.
"Sudah satu minggu ini saya mendapat laporan jika bendera kami tidak terpasang. Setelah saya cek langsung ke lapangan ternyata hanya bendera kami yang tidak dipasang," ungkapnya.
Muslimin menuding, KPU OKU diduga tidak netral, karena setelah mendatangi pihak penyelenggara pemilu itu mendapat jawaban jika benderanya sudah rusak serta beralasan semua bendera partai berkibar di halaman kantor itu akan diganti dengan yang baru.
"Alasannya bendera sedang dibuat oleh KPU. Kalaupun memang harus diganti, mengapa cuma bendera partai kami yang dilepas yang seharusnya berbuat adil, sebab semua partai memiliki hak sama," katanya.
Jika memang bendera lain tidak bisa diturunkan, seharusnya pihak KPU berkoordinasi dengan pengurus Partai Nasedem bahwa bendera rusak.
"Tinggal sampaikan kepada kami, karena banyak tersedia dan siap untuk dipasang. Atas peristiwa ini, kami akan berkoordinasi dengan pimpinan provinsi dan badan hukum partai," katanya.
Terhadap permasalahan ini, menurut dia, jika ada pelanggaran hukum, akan melayangkan gugatan terhadap KPU OKU.
Ketua KPU OKU, Naning Wijaya saat dihubungi melalui telepon mengaku sudah menghubungi pihak pengurus Partai Nasdem.
Ia menjelaskan, jika tidak ada unsur kesengajaan atas tidak terpasangnya bendera Partai Nasdem di halaman kantor KPU OKU.
"Tidak ada unsur kesengajaan bahwa bendera Partai Nasdem itu robek dan lepas dengan sendirinya," kata Naning.(E Permana)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
