
Nelayan Babel waspadai gelombang empat meter

Pangkalpinang (ANTARA Sumsel) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang, mengimbau nelayan tradisional dan nahkoda kapal mewaspadai tinggi gelombang yang mencapai tiga hingga empat meter.
"Tinggi gelombang yang mencapai empat meter disertai angin kencang sudah membahayakan keselamatan kapal nelayan tradisional yang berukuran kecil," kata Staf Koordinator Unit Analisa pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Deas Ahmad Rivai di Pangkalpinang, Jumat.
Ia menjelaskan, berdasarkan analisis BMKG, tinggi gelombang di perairan Selat Karimata berkisar tiga hingga empat meter, arah dan kecepatan angin dari barat - utara berkisar 18 - 48 kilometer per jam berlaku mulai Sabtu (28/12) pukul 07.00 WIB.
Tinggi gelombang di perairan Utara Bangka rata-rata 3 - 4 meter, arah dan kecepatan angin dari Barat hingga Utara berkisar 18 - 48 kilometer per jam.
Ia mengatakan, tinggi gelombang di perairan Selat Gelasa berkisar 3 - 3,5 meter dengan arah angin dari Barat - Utara dengan kecepatan berkisar 13 - 44 kilometer per jam.
Tinggi gelombang di perairan Selatan Bangka berkisar 2,5 - 3 meter dengan arah angin dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan berkisar 10 - 40 kilometer per jam.
"Tinggi gelombang yang diwaspadai nelayan dan nahkoda kapal laut yaitu gelombang pada jalur penyeberangan Pangkalbalam (Pulau Bangka), Tanjungpandan (Pulau Belitung)," ujarnya.
Sementara itu, kata dia, cuaca di daratan Pulau Bangka diperkirakan hujan ringan hingga sedang, arah dan kecepatan angin dari Barat Utara berkisar 5 - 20 km per jam, suhu udara 23 - 34 derajat Celsius dan kelembaban udara mencapai 64 - 97 persen.
Cuaca di daratan Pulau Belitung diperkirakan hujan sedang hingga lebat, arah dan kecepatan angin dari Barat-Utara berkisar 7 - 24 km per jam, suhu udara 23 - 33 derajat Celsius dan kelembaban udara mencapai 70 - 99 persen.
Pewarta: Oleh: Aprionis
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026
