
Polres OKU ringkus bandar sabu

Baturaja (ANTARA Sumsel) - Jajaran Satres Narkoba Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan kembali sukses menangkap bandar narkoba jenis sabu-sabu di wilayah hukumnya, yakni Fsl (41), warga Desa Baturaden, Unit II Batumarta, Kecamatan Lubukraja.
"Pelaku sendiri ditangkap polisi di rumahnya, Selasa (27/11), sekitar pukul 20.30 WIB saat sedang bertransaksi dengan petugas yang menyamar pembeli," kata Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) AKBP Mulyadi SIk di dampingi Kasatres Narkoba, AKP Raphael BJ Lingga, di Baturaja, Kamis.
Dikatakan Kapolres, dari penangkapan Fsl yang dipimpin langsung Kasat Narkoba AKP Raphael berhasil mengamankan sabu-sabu sebanyak satu jie, lima paket hemat, alat hisap, satu ball plastik bening dan timbangan digital yang ditemukan terbungkus rapi di kantong plastik hitam di dapur tersangka.
"Pelaku sudah lama masuk dalam target operasi kita, tetapi pelaku sulit ditangkap, karena licin dan jarang berada di satu tempat dalam jangka waktu lama," katanya.
Namun berkat kerja keras petugas, serta bantuan dari masyarakat sekitar, lanjut Kapolres, polisi akhirnya berhasil memancing tersangka untuk bertransaksi dengan polisi berpakaian preman menyamar calon pembeli.
"Pelaku tak bisa berkelit lagi saat barang haram miliknya itu ditemukan disimpan di sudut dapurnya," ungkap kapolres.
Sementara tersangka Fsl mengaku, sudah enam bulan menekuni bisnis haram tersebut, karena tergiur dengan keuntungan yang lumayan.
Menurut dia, setiap satu jie sabu-sabu yang dibelinya dari seorang bandar di Baturaja berinisial JF seharga Rp1,8 juta-Rp2 juta, dikemas paket kecil-kecil keuntungan diperoleh mencapai Rp1 juta lebih.
"Setiap 1 jie biasanya saya akan jadikan menjadi 15-20 paket hemat seharga Rp200 ribu," ungkapnya.
Pada hari yang sama sekitar pukul 21.00 WIB, jajaran Polsek Lubukraja juga berhasil meringkus pemuja narkoba, yakni MK (35), warga Desa Batumarta I, , Kec Lubuk Raja.
Pelaku sendiri ketangkap saat sedang asyik menghisap sabu-sabu di rumahnya, dari tangan tersangka polisi berhasil menyita satu pirex, empat plastik bekas sabu, satu sekop untuk sabu, serta satu plastik warna biru terdapat sisa jenis sabu. (E Permana)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
