Logo Header Antaranews Sumsel

Medco diskusi "illegal tapping" bersama wartawan Sumsel

Sabtu, 19 Oktober 2013 18:32 WIB
Image Print
PT Medco diskusi masalah illegal tapping dengan wartawan di Palembang, Sabtu (Antarasumsel.com/13/Nila Fuadi)

Palembang (ANTARA Sumsel) - PT Medco Energi Oil dan Gas bekerja sama SKK Migas dan ConocoPhillips berdiskusi bersama wartawan Sumatera Selatan, terkait dengan maraknya "illegal tapping" atau pencurian minyak dengan cara melubangi pipa di industri hulu minyak dan gas.

"Kasus "illegal tapping" dan lahan hampir terjadi secara nasional pada setiap lokasi industri hulu, sehingga menjadi salah satu kendala bagi perkembangan sektor pertambangan minyak di negeri ini," kata Manejer hubungan ekternal dan komunikasi PT Medco Energi Oil dan Gas Indonesia, Arfiandy Djafaar, di Palembang, Sabtu.

Menurut dia, diskusi tersebut diselenggarakan untuk berbagi informasi bagaimana merugikannya kegiatan pencurian minyak yang dilakukan oknum warga.

Bukan hanya merugikan karena kehilangan minyak mentah, tetapi tindakan tersebut juga sangat berbahaya.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut menghadirkan praktisi hukum dari Universitas Sriwijaya membahas hukum pidana terkait "illegal tapping".

Dengan target pemateri dan jurnalis yang menjadi peserta diskusi saling berkomunikasi untuk memperluas pengetahuan, terkait kegiatan industri hulu migas.

Dia menjelaskan, diskusi dilakukan secara rutin setiap tahun dengan tema yang berbeda, tetapi tetap berkaitan dengan sektor pertambangan dan hulu migas.

Kegiatan itu menjadi bagian dari sosialisasi kepada wartawan untuk dilanjutkan kepada masyarakat di Sumatera Selatan.

Sementara diskusi tersebut juga dihadiri pimpinan media di Sumatera Selatan, seperti Kepala Biro LKBN Antara Sumsel Indra Gultom dan Kepala Biro Media Indonesia Baharman serta perwakilan dari media lokal.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026