Logo Header Antaranews Sumsel

Impor Sumsel capai 135,22 juta Dolar

Rabu, 5 Juni 2013 23:02 WIB
Image Print
Kepala BPS Baehdi Ruswana (Foto Antarasumsel.com/13/Feny Selly/Aw)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Total nilai impor Sumatera Selatan periode Januari--Maret 2013 mencapai 135,22 juta dolar Amerika Serikat, kata Kepala Badan Pusat Statistik Sumsel Baehdi Ruswana di Palembang, Rabu.

Ia menjelaskan, dari total impor Sumsel itu, tercatat mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan periode bulan yang sama pada tahun 2012 sebesar 130,84 juta dolar Amerika Serikat (AS).

Secara perinci, dari total nilai impor Sumsel periode Januari--Maret 2013, terdiri atas minyak dan gas 6,68 juta dolar dan nonmigas mencapai 128,54 juta dolar AS.

Menurut dia, dari total nilai impor itu negara asal terbesar adalah China mencapai 60,97 juta dolar, diikuti Singapura 14,64 juta dolar dan Malaysia 10,53 juta dolar.

Secara keseluruhan 12 negara utama asal barang impor Sumsel pada bulan Januari--Maret 2013 memberikan peran sebesar 91,18 persen dari total impor, sisanya 8,82 persen dari negara lainnya.

Berdasarkan pengelompokan wilayah, impor Sumsel sebesar 28,50 juta dolar (21,08 persen) berasal dari negara ASEAN dan 10,09 juta dolar (7,46 persen) dari negara-negara Uni Eropa, katanya.

Sementara itu, impor nonmigas Sumsel selama Maret 2013 dengan total nilai 31,30 juta dolar, atau mengalami penurunan sebesar 35,25 juta dolar dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan impor nonmigas ini disebabkan merosotnya beberapa kelompok barang utama.

Penurunan terbesar terjadi pada mesin-mesin/pesawat mekanik turun 16,10 juta dolar, dan mesin/peralatan listrik turun 7,68 juta dolar dibandingkan Februari 2013.

Secara keseluruhan, sepuluh golongan utama impor nonmigas Sumsel mengalami penurunan sebesar 34,48 juta dolar dibandingkan bulan Februari 2013.

Sumsel selain mengimpor sejumlah barang, juga melakukan kegiatan ekspor nonmigas periode Januari--Maret 2013 menghasilkan devisa total 885,28 juta dolar, atau turun dibandingkan periode bulan yang sama pada tahun 2012 mencapai 902,89 juta dolar AS.

Ia mengatakan, dari total nilai devisa ekspor nonmigas itu, komoditas karet memberikan andil menyumbang paling besar mencapai 693,95 juta dolar, disusul minyak sawit mentah dan produk turunannya 75,42 juta dolar dan batu bara 39,75 juta dolar AS.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026