
Bus air andalan warga Palembang

Palembang (ANTARA Sumsel) - Armada bus air segera menjadi andalan warga Kota Palembang sebagai transportasi di Sungai Musi, kata Manager BRT Transmusi PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya, Aries Rahmansyah.
"Kami telah melakukan uji coba integrasi bus transmusi dengan bus air pada dua rute," kata Aries di Palembang, Selasa.
Uji coba itu, dilakukan untuk menyambungkan moda transportasi darat dan sungai yang akan diluncurkan, Kamis (4/4), katanya.
Menurut dia, ada dua koridor bus air yang mereka uji coba yaitu Dermaga Ampera - Kertapati dan Ampera - Sungai Lais.
Dua rute tersebut melewati 11 dermaga yang digunakan untuk turun naik penumpang.
Ia mengatakan, koridor pertama Dermaga Ampera ke Kertapati dan kembali ke Ampera dengan jarak tempuh sekitar satu jam.
Sedangkan koridor dua Dermaga Ampera - Sungai Lais kembali ke Ampera membutuhkan waktu lebih lama, karena dilintasi sekitar 1,5 jam.
Dia menjelaskan, integrasi moda transportasi darat dan sungai ini menjadi salah satu upaya pemkot setempat mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Integrasi itu juga menjadi perluasan fasilitas transportasi sehingga sungai juga digunakan untuk mendukung mobilitas warga.
Aries menambahkan, setelah uji coba bus air itu pihaknya baru akan menghitung tarif yang sesuai untuk moda transportasi yang terintegrasi itu.
Sebelumnya, Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra mengatakan integrasi moda transportasi darat dan sungai menjadi program berkelanjutan yang pemkot lakukan.
"Kali ini, dua unit bus air siap diluncurkan untuk meningkatkan layanan transportasi sungai dengan kapasitas 20 penumpang," katanya.
Dia menambahkan, dua unit bus air itu dibangun salah satu galangan kapal yang beroperasi di Tepian Sungai Musi.
Dana pembangunan bus air itu berasal APBD kota setempat masing-masing Rp1 miliar per unit, katanya.
Pewarta: Oleh: Nila Ertina
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026
