
Ayo giat belajar jelang UN April 2013

...Kepala sekolah dan guru juga perlu meningkatkan intensitas pengajaran dan memotivasi belajar siswa agar mereka bisa lulus 100 persen saat ujian itu...
Pariaman, Sumbar (ANTARA Sumsel) - Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman mengimbau para siswa sekolah menengah kejuruan di daerah itu untuk belajar lebih giat menjelang mereka menjalani ujian nasional pada 2013.
"Dalam menghadapi UN yang bakal digelar pada April 2013, para siswa SMK kelas tiga untuk tetap mempersiapkan diri serta belajar sungguh-sungguh," katanya di Pariaman, Rabu.
Ia mengatakan kepala sekolah dan guru juga perlu meningkatkan intensitas pengajaran dan memotivasi belajar siswa agar mereka bisa lulus 100 persen saat ujian itu.
"Kepala sekolah dan guru agar membantu dan mengawasi anak-anak didik mereka. Kalau perlu dilakukan 'try out' dulu. Agar para pelajar siap dalam menghadapi UN," kata dia.
Selain target lulus UN 100 parsen, kata Mukhlis Rahman, juga diupayakan agar lulusan SMA atau SMK dan sederajat di Kota Pariaman berkualitas.
Mereka, katanya, harus bisa diterima di perguruan tinggi unggulan, tidak hanya di Sumbar akan tetapi juga di perguruan tinggi lainya di Indonesia.
"Tentunya hal tersebut bisa diraih, dengan kerja keras, siswa dan guru harus punya tekad dan bersatu. Bekerja sama meningkatkan intensitas belajar dan mengajarnya. Kalau biasanya hanya belajar saat jam pelajaran biasa, ke depan ditambah dengan belajar tambahan," kata dia.
Dia mengemukakan pentingnya mengintensifkan belajar itu dengan harapan siswa lebih siap menghadapi UN, dapat menguasai dan menjawab soal UN dengan benar.
"Pada sistem UN 2013 tidak ada lagi pengulangan bagi siswa yang dinyatakan tidak lulus UN. Jadi siswa harus serius belajar," katanya.
Menurut dia, pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab sekolah, orang tua juga mempunyai peran yang penting untuk keberhasilan pendidikan anak-anak.
Untuk itu, katanya, orang tua harus memberikan motivasi belajar kepada anaknya.
"Mari kita dorong anak-anak kita untuk belajar sesuai dengan program yang sudah kita canangkan. Orang tua harus memberikan perhatian terhadap pendidikan anak-anaknya. Jangan biarkan anak-anak bermain. Apalagi sampai terjerumus sampai pergaulan bebas narkoba dan sejenisnya," kata dia.
Pemkot Pariaman peduli terhadap sektor pendidikan, antara lain melalui pencanangan Wajib Belajar 12 Tahun secara gratis dan Wajib Jam Belajar untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas.
"Program Wajib Jam Belajar ini, anak-anak wajib belajar setelah magrib, mengulangi pelajaran yang sudah diajarkan di sekolah. Bila ini kalian laksanakan dengan baik, kapanpun ujian pasti ingat. Prestasi belajar tentunya bisa ditingkatkan," kata Mukhlis Rahman.
Kepala SMK Negeri 2 Pariaman Suryadi mengatakan 314 siswanya siap menghadapi UN 2013
"Dari jauh hari sudah dipersiapkan, dengan memberikan pelajaran tambahan kepada siswa kelas XII menjelang UN bakal digelar April 2013," kata dia.
Pihak sekolah juga mempersiapkan anak didik dengan melakukan "try out" tingkat sekolah dalam menghadapi UN 2013.
"Untuk ujian produktif sudah memberikan pelajaran kepada siswa melalui praktik-praktik laboratorium, sesuai masing-masing jurusan yang ada di SMK Negeri 2 Pariaman," kata dia.
Pewarta: Oleh Derizon Yazid
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
