Logo Header Antaranews Sumsel

Layanan berobat gratis Palembang belum optimal

Sabtu, 9 Februari 2013 17:55 WIB
Image Print
Apotek puskesmas (FOTO ANTARA)

Palembang (Antara Sumsel) - Pelayanan berobat gratis di sejumlah pusat kesehatan masyarakat di Kota Palembang cenderung belum optimal terutama di bagian pelayanan obat apotek, karena setiap warga membutuhkan obat terpaksa harus menunggu cukup lama.

Tiwi (24) warga Palembang, Sabtu mengatakan sudah dua kali terpaksa menunggu lama untuk mendapatkan obat dari apotek puskesmas, karena petugasnya sering terlambat datang.

"Saya biasanya datang ke Puskesmas pukul 08.00 WIB tetapi mesti menunggu sampai pukul 09.00 WIB untuk mendapatkan obat dari apotek karena belum ada petugas," katanya.

Menurut dia, puskesmas tersebut sebenarnya telah menjalankan program berobat gratis, karena tidak satupun pasien dipungut biaya.

Namun pelayanan petugas apotek Puskesmas Sei Baung itu tidak optimal, karena pasien mesti menunggu.

Ia mengatakan, akibat terlambatnya petugas apotek datang mereka terpaksa membatalkan mengambil obat.

Meninggalkan puskesmas terpaksa mereka lakukan karena tidak ada tanda-tanda petugas datang dan pegawai lainnya belum menggantikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Gema Asiani menjelaskan jam kerja puskesmas mulai 07.30 WIB sampai 14.30 WIB, sehingga tidak boleh petugas menyalahi aturan itu.

Pegawai puskesmas wajib mematuhi ketentuan jam kerja itu untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Dia menambahkan, kalau ada petugas puskesmas yang tidak memenuhi ketentuan waktu kerja akan dilakukan teguran.

Bekerja dengan disiplin waktu menjadi salah satu penilaian untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, katanya.(Nila)



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026