
Pemukiman warga digenangi air hujan

Palembang (ANTARA Sumsel) - Sejumlah permukiman penduduk dan beberapa ruas jalan di belakang pusat perbelanjaan Palembang Trade Center (PTC) tergenang air akibat hujan deras mengguyur kota itu pada Kamis (8/11) malam hingga Jumat dini hari.
Pantauan di kawasan permukiman di belakang mal tersebut hingga Jumat sekitar pukul 10.30 WIB air hujan masih menggenangi teras atau halaman rumah warga dan beberapa ruas jalan masuk ke kawasan permukiman itu.
Akibat air hujan menggenangi rumah dan jalan akses menuju kawasan permukiman yang terdapat rumah Ketua DPR RI Marzuki Ali dan mantan Gubernur Sumsel H Syahrial Oesman itu, terjadi kemacetan arus lalu lintas yang cukup panjang karena banyak kendaraan roda dua yang mogok akibat mesinnya terendam air.
Bahkan ada beberapa ruas jalan ditutup warga setempat karena masih terdapat genangan air hujan hingga 30 cm.
Akibat terjadinya genangan air hujan di kawasan tersebut, siswa sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak Matahari yang berada persis di belakan mal itu banyak anak tidak bisa masuk sekolah karena terjebak macet.
Siswa yang diantar orang tuanya dengan sepeda motor ada yang basah sepatu dan bajunya karena kecipratan air dari kendaraan yang melintas.
Salah seorang warga Normaliathy mengatakan, "banjir" yang melanda kawasan permukiman penduduk ini kondisinya cukup parah sehingga perlu segera dicarikan solusi oleh pemerintah kota setempat.
Jika kawasan permukiman ini tergenang air secara otomatis jalan menuju kawasan permukiman ini tidak bisa dilalui dengan nyaman, padahal jalan tersebut merupakan akses alternatif yang bisa menghubungkan beberapa kawasan seperti Perumnas Kenten dan Sukabangun hingga tembus ke jalan protokol Kolonel H Barlian.
Selain jalan dan kawasan permukiman tersebut, air hujan juga menggenangi beberapa ruas jalan R.Sukamto yang merupakan jalan utama akses menuju mal PTC itu, sehingga kemcetalan lalu lintas juga terjadi cukup panjang.
Begitu juga sejumlah rumah dan beberapa ruas jalan di kawasan permukiman Sekip Bendung dan Gresik serta jalan di kawasan pasar Sekip Ujung dan depan Kantor Luruh 20 Ilir D II, tampak juga digenangi air hujan.
Beberapa ruas jalan yang mengalami genangan air hujan itu kotor dipenuhi sampah plastik bekas bungkus makanan, kantong belanja, kotak dan botol kemasan minuman, potongan kayu serta ranting pohon. (ANT-Y009)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
