Logo Header Antaranews Sumsel

Dragonito, sang naga yang menjadi raja

Senin, 10 September 2012 22:43 WIB
Image Print
Dragonito (kanan) peserta kompetisi modifikasi dan kreatifitas Yaris Show Off 2012 dari Jakarta, yang menjadi juara pertama "King Off Yaris 2012". (FOTO ANTARA)

Senyumnya tersungging ketika sasaran bidikan belasan kamera menuju ke arah pria bertubuh gempal itu. Namanya tertulis tepat di tengah sertifikat yang menandakan bahwa dia berhak menyabet gelar dan dinobatkan sebagai "The King Yaris Show Off 2012".

Dialah Dragonito pemenang lomba modifikasi mobil Toyota Yaris 2012. Mendengar namanya memang sekilas seperti nama ular fiktif dari negeri dongeng yang mimiliki kemampuan terbang dan menyemburkan api lewat jilatan lidahnya, yaitu naga yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah "dragon".

Dia juga tak kalah perkasa karena mampu menaklukkan 214 peserta lainnya di 10 kota dari barat hingga ke timur Indonesia, mulai dari Medan, Pekanbaru, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar hingga ke Makassar dan Manado.

"Kemenangan ini merupakan pencapaian prestasi yang paling memuaskan buat saya," kata pria bermata sipit itu.

Dragonito merupakan juara regional Jakarta yang berhasil mengalahkan empat juara regional dari Medan, Bandung, Semarang, Jogjakarta dan Denpasar pada putaran final yang diselenggarakan oleh PT. Toyota Astra Motor (TAM), Minggu, 9 September 2012 di Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan.

Dengan tema "Fungressive: Sporty and Trendsetter", pria penyuka hidangan Jepang dan Korea itu berhasil membuat konsep yang menurut juri "baru ada" dan berbeda.

"Saya ingin yang beda, contohnya ini belum pernah ada yang memodifikasi kaca mobil menjadi gelap dan terang," katanya.

Jika diperhatikan secara seksama, ada cahaya biru menyelimuti kaca samping mobil tersebut yang bisa pengemudi gunakan apabila ingin menerangi ruangan mobil. Namun, seketika kaca gelap tersebut dapat berubah menjadi gelap jika pengemudi menginginkan ketenangan di dalamnya.

"Tapi, anda jangan khawatir akan keamanan karena mobil ini telah dilengkapi 'black box' (kotak hitam,red) yang bisa merekam gerak-gerik baik di dalam maupun di luar mobil," kata pria lulusan jurusan teknik industri Universitas Tarumanegara angkatan 2007 tersebut.

Sambungkan
Selain itu, Dragonito berhasil menyambungkan perangkat yang menggunakan iPhone dalam modifikasi tersebut untuk memenuhi konsep berteknologi tinggi atau "hi-tech" sebagai salah satu syarat dalam lomba yang telah memasuki tahun keenam tersebut.

Sekilas, cat warna-warni yang melapisi tubuh mobil itu terkesan berantakan dan bertabrakan. Namun disitulah terdapat keunggulan dari segi artistik dan futuristik, sehingga dapat menciptakan unsur "fun" yang juga merupakan tema dari perlombaan itu.

Dengan teknik "airbrush", Dragonito berhasil memadukan warna-warna terang dan melengkapinya karakter kartun dinosaurus "Yellowdino".

"Karakter kartun Yellowdino merupakan ciptaan dalam negeri dari Jawa Barat. Kita tidak memakai karakter kartun dari luar," kata pria yang akan menginjak usia ke-24 tahun pada 24 November 2012.

Dia mengaku pengecatan mobil tersebut merupakan tahap yang paling sulit dari rangkaian panjang modifikasi. Namun, dengan dibantu 20 personel dari tim dan disponsori oleh Pioneer, Autovison dan Signal Kostum, Dragonito berhasil menyabet kemenangan yang kelima kalinya dalam perlombaan modifikasi mobil.

Sejak 2008, dia tidak tidak pernah absen memenangi perlombaan yang sama, namun gelar "King" baru ia dapatkan pada 2012.

"Dulu hanya berhasil mendapat gelar 'Prince' dari hasil memodifikasi mobil bertema elegan," katanya.

Dari hasil kerja keras selama kurang lebih enam bulan dan memakan biaya sekitar Rp500 juta dari seluruh modifikasi tersebut, Dragonito berhak atas satu unit Yaris tipe J M/T dan berkesempatan berkunjung ke Tokyo Auto Saloon di Jepang.

"Kemenangan ini saya persembahkan untuk semua yang membantu dan mendukung saya," katanya.

Hobi dan kreativitas
Prestasi yang Dragonito dapatkan tersebut berawal dari hobinya yang berhubungan dengan otomotif , terutama dalam memodifikasi mobil.

"Dari awal memang hobi saya di bidang ini dan dari modifkasi saya bisa menyalurkan ide-ide dan kreativitas saya," katanya.

Pria yang menghabiskan masa kecil di Bogor itu, kini membuka usaha aksesoris mobil bilangan Rawasari, Jakarta Pusat.

Untuk rencana ke depan, pria yang akan menjadi ayah tersebut masih belum menetapkan rencana pasti, namun dia mengaku akan terus fokus bidang yang digelutinya selama bertahun-tahun itu.

Terkait perlombaan modifikasi mobil mendatang, Dragonito tidak ragu untuk mengikutinya dan akan bersaing di ajang yang tingkatannya lebih tinggi lagi.

"Kalau ada perlombaan seperti ini lagi saya akan ikut dan berharap akan lebih menantang lagi, sehingga dapat menguji kreativitas saya serta teman-teman tim," katanya.

Hal senada disampaikan Direktur Pemasaran TAM Joko Trisyanto yang mengatakan tujuan diselenggarakannya lomba modifikasi tersebut di antaranya adalah untuk menyediakan wadah terutama para pemuda dalam menyalurkan ide, kreativitas dan inovasinya.

"Potensi anak muda itu sangat besar. Mereka punya kreativitas dan kegigihan yang luar biasa, namun seringkali ide-ide tersebut tidak tersalurkan secara positif. Karena itu kami membuka peluang mereka dengan produk yang bersegmen anak muda," katanya.

Menurut dia, Dragonito layak menjadi pemenang karena telah memenuhi kelima aspek penilaian, seperti kualitas pengerjaan, aspek desain dan estetika, aspek kondisi produk di area, aspek keberfungsian kendaraan dan aspek keamanan.

"Namun, yang terpenting adalah keamanan dan itu terbukti dengan dilengkapinya 'black box' dalam mobil tersebut. Percuma kalau bagus modifikasinya, kreatif tapi tidak mengutamakan keamanan dan layak jalan dan Dragonito telah membuktikan itu," katanya.

Joko berharap ajang tersebut akan terus berkelanjutan untuk diadakan pada tahun-tahun berikutnya agar terus bisa memfasilitasi ide-ide dan krativitas anak muda.

"Saya berharap ajang ini terus diadakan dengan mengusung tema berbeda untuk menggali lagi potensi mereka, sehingga ada peningkatan ilmu yang didapat dan kami juga berharap perlombaan ini adalah perlombaan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia, terutama anak muda," katanya.

Dragonito adalah satu dari sekian banyak orang yang meraih kesuksesan dalam kariernya karena berawal dari hobi. Menjadi sukses adalah pilihan, namun terus bekerja keras merupakan kewajiban. Kerjakan apa yang anda sukai, maka kesuksesan akan mengiringi anda.

(ANT-SDP-54/A011)



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026