
Komisi III DPRD Sumsel bahas masalah BBM

....Kalau saja ada keputusan menindaklanjuti hasil rapat paripurna beberapa waktu lalu, maka ini akan menjadi bahan untuk dibahas pada saat kunjungan kerja nanti....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Komisi III DPRD Sumatera Selatan menggelar rapat dengar pendapat dengan Himpunan Pengusaha Swasta Minyak dan Gas (Hiswanamigas) untuk membahas masalah bahan bakar minyak (BBM) di provinsi itu.
"Rapat dengar pendapat pada hari ini merupakan rangkaian tindak lanjut dari kunjungan kerja komisi ke beberapa kabupaten dan kota di provinsi ini," kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumsel Agus Sutikno SE MM di Palembang, Selasa.
Menurut dia, rapat dengar pendapat ini sebetulnya sudah lama diagendakan komisi III, tetapi karena masuk kerja panitia khusus, makanya baru pada hari ini dilaksanakan.
"Kami ingin mendengar langsung dari pengusaha di bidang minyak dan gas sebenarnya apa yang terjadi dengan kondisi BBM sekarang ini, sementara Pertamina setiap kali memberikan keterangan atau pernyataan selalu menyebut kuota terlampaui," katanya.
Ia mengatakan, sehubungan dengan hal itu mereka melaksanakan dengar pendapat dan memang di dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu interupsi anggota dewan berbicara mengenai kelangkaan BBM.
Kemudian Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin merespon itu, tetapi dilakukan secara elegan dan surat sudah dikirim sebanyak dua kali, maka perlu disusul delegasi atau apapun namanya ke Kementerian ESDM. Jika perlu ke Kementerian Keuangan dan DPR RI tentang penambahan kouta BBM, ujarnya.
Kalau tidak ada penambahan kuota BBM untuk Sumsel maka pada Oktober nanti tidak cukup lagi dengan kouta yang ada sekarang ini.
Ia menuturkan, hasil dari dengar pendapat itu rencananya besok (Rabu, 6/6) pada rapat badan musyawarah DPRD Sumsel akan disampaikan, karena Banmus mempunyai wewenang untuk mengatur jadwal kegiatan dewan.
Jadi, masukan yang diterima Komisi III DPRD Sumsel ini akan disampaikan pada rapat Banmus atau nanti langsung disampaikan ke pimpinan dewan.
"Kalau saja ada keputusan menindaklanjuti hasil rapat paripurna beberapa waktu lalu, maka ini akan menjadi bahan untuk dibahas pada saat kunjungan kerja nanti," katanya.
Sementara anggota Komisi III DPRD Sumsel HM Amin Haderi MM mengharapkan kouta BBM di daerah itu ditambah sehingga masyarakat tidak kekurangan BBM.
Hal yang sama diutarakan anggota Komisi III lainnya, H Zulqarnain Ibrahim supaya kuota BBM di Sumsel ditambah jumlahnya.
Sementara Ketua DPD Hiswanamigas Sumbagsel H Junaidi Ramli mengatakan, Gubernur Sumsel beserta DPRD segera memberikan usulan supaya kuota BBM ditambah ke pemerintah pusat ke Kementerian ESDM.
Selain membahas masalah BBM pada rapat dengar pendapat itu juga dibahas mengenai gas elpiji tiga kilogram untuk wilayah Sumsel.(adv/sus).
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
