
PKS berkoalisi dalam Pilkada di Sumsel

Palembang, (ANTARA News) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hingga kini baru mampu berkoalisi dalam pemilihan kepala daerah di kabupaten/kota dan Provinsi Sumatera Selatan mendatang, karena jumlah kursi di DPRD belum signifikan.
Partai ini akan berperan aktif dalam pilkada kabupaten/kota dan pemilihan gubernur, kata Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKS Sumsel, Erza Saladin ketika ditanya mengenai calon yang akan diusung partai itu di Palembang, Kamis.
Menurut dia, koalisi tampaknya menjadi solusi partai itu dalam mengusung calon kepala daerah dari PKS sendiri, maupun dari luar partai pada pesta demokrasi di kabupaten/kota dan provinsi Sumsel mendatang.
Partai itu ingin berperan secara aktif dalam pilkada mulai dari Kota Lubuk Linggau hingga pemilihan gubernur Sumsel mendatang, katanya.
Ia mengatakan, untuk pilkada Kota Lubuk Linggau, partai itu akan memajukan calon sendiri, tetapi ia belum bisa menyebutkan siapa namanya, karena bukan kapasitasnya menyampaikan hal itu.
"Yang pasti mekanisme partai itu mulai dari arus bawah baru kemudian ke atas, dan selanjutnya nanti akan keluar surat rekomendasi mengenai calon bakal diusung," jelas dia.
Ia menyatakan, kalau partai itu untuk mengusung calon kepala daerah ada penjaringan khusus, yang pastinya suara dari kader.
Menurut dia, dalam menentukan calon kepala daerah itu tidak emosional akan mengukur diri dan berkaca diri.
"Menentukan calon ada standarnya dan persentasenya, nanti semuanya digabung sehingga ada kesimpulan," kata Erza yang juga anggota DPRD Sumsel tersebut.
Ia mengakui, memang partai itu sudah memiliki figur calon kepala daerah untuk Kota Lubuk Linggau, Palembang dan daerah lainnya.
Pada intinya partai itu akan berperan aktif dalam pilkada di sejumlah daerah di Sumsel dan di tingkat provinsi, tetapi semua itu perlu koalisi dengan partai lain, karena suara partai di DPRD belum mencukupi untuk mencalonkan, ujarnya.
Jadi, sekarang ini partai itu masih perlu koalisi, karena kata-kata koalisi yang tepat untuk saat ini, demikian Erza Saladin.(ANT-SUS)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
