Palembang (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (UID S2JB) memastikan pasokan listrik ke sejumlah masjid utama di Kota Palembang, Sumatera Selatan, andal untuk mendukung pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Menjelang pelaksanaan Shalat Id kami melakukan pengecekan peralatan sekaligus aliran listrik ke masjid-masjid di Kota Palembang untuk memastikan keandalannya," kata General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Palembang, Jumat.

Dia mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengamanan sistem kelistrikan PLN selama periode siaga Idul Fitri 1447 H, khususnya di titik-titik vital seperti masjid dan mushalla.

"Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran ibadah masyarakat pada momen puncak perayaan Lebaran 2026," katanya.

Salah satu lokasi yang ditinjau adalah Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo yang merupakan salah satu pusat pelaksanaan Shalat Id di Palembang.

PLN memastikan pasokan listrik di masjid tersebut berada dalam kondisi optimal, dengan daya tersambung sebesar 105 kVA.

Untuk menjaga keandalan, kata dia, suplai listrik juga didukung cadangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 15 kWp, genset 50 kW, serta tambahan _Uninterruptible Power Supply_ (UPS) berkapasitas 10 kVA.

“Kami berupaya memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah Idul Fitri dengan aman dan nyaman tanpa gangguan listrik. Kesiapan ini menjadi prioritas PLN, terutama di lokasi-lokasi yang menjadi pusat kegiatan ibadah,” ujar Adhi.

Selain masjid agung, PLN juga melakukan pengecekan di Masjid Raya Taqwa yang menjadi salah satu tujuan utama masyarakat saat Shalat Id bagi masyarakat Kota Palembang.

Di lokasi ini, pasokan listrik tercatat sebesar 53 kVA, dengan dukungan genset 7 kVA dan UPS 6 kVA.

Sistem kelistrikan juga diperkuat dengan dua sumber suplai melalui skema Automatic _Change Over Switch_ (ACOS) guna mengantisipasi potensi gangguan.

"PLN menyatakan komitmennya untuk terus menjaga keandalan listrik selama periode siaga Idul Fitri sehingga masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk dan merayakan Lebaran dengan nyaman," ujarnya.