Palembang (ANTARA) - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mempercepat pembangunan 55 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari Astacita Presiden RI Prabowo Subianto.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya di Palembang, Sabtu, mengatakan hingga 13 Februari 2026, sebanyak 19 unit SPPG telah resmi beroperasi dan menjangkau 47.136 penerima manfaat di berbagai kabupaten dan kota di Sumsel.

Unit yang telah beroperasi tersebut terdiri atas tiga lokasi yang berjalan sejak Agustus 2025, yakni SPPG Polda Sumsel di Palembang, Polres Ogan Komering Ilir (OKI), dan Polres Ogan Ilir, serta 16 unit baru yang diresmikan pada Februari 2026 di sejumlah daerah seperti Empat Lawang, Muara Enim, Musi Banyuasin, dan OKU Timur.

“Selain 19 unit yang sudah beroperasi, terdapat lima unit yang telah terverifikasi oleh Badan Gizi Nasional dan siap beroperasi. Sementara itu, 31 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan dengan progres fisik mencapai 40 hingga 95 persen,” katanya.

Ia menjelaskan seluruh operasional SPPG berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 dengan menerapkan standar keamanan pangan yang ketat melalui sistem Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP).

Tim yang terdiri atas tenaga gizi dan personel terlatih memulai proses memasak sejak pukul 02.00 WIB untuk memastikan makanan didistribusikan dalam kondisi segar maksimal 30 menit setelah matang.

Dapur SPPG dibangun di atas lahan milik Polri maupun mitra melalui skema kemitraan strategis. Setiap unit berfungsi sebagai pusat pengolahan bahan baku lokal menjadi menu sehat sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG) bagi siswa mulai jenjang PAUD hingga SMA.

"Polda Sumsel menargetkan seluruh 55 unit SPPG dapat beroperasi penuh dalam waktu dekat sebagai bagian dari komitmen mendukung peningkatan kualitas gizi dan ketahanan pangan," kata Nandang.