Palembang (ANTARA) - Sekolah Lanjut Usia (Lansia) Tangguh Nurul Persada Indralaya di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan menggelar wisuda perdana dengan jumlah lansia mengikuti kegiatan itu mencapai 305 orang.
"Sekolah Lansia Tangguh Nurul Persada merupakan bagian dari program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang dilaksanakan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Kabupaten Ogan Ilir," kata Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar di Indralaya, Selasa.
Dia menjelaskan, pada wisuda perdana Sekolah Lansia Tangguh itu terdapat 275 orang wisudawan lansia S1 yang berasal dari enam kecamatan yakni Muara Kuang, Rantau Alai, Tanjung Raja, Kandis, Lubuk Keliat dan Kecamatan Indralaya Selatan.
Kemudian terdapat lansia jenjang S2 mencapai 30 orang yang berasal dari Kecamatan Indralaya.
Kegiatan itu merupakan bukti komitmen BKKBN
serta DPPPAPPKB Kabupaten Ogan Ilir.
Program itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia melalui berbagai jenis edukasi dan pelatihan.
Peserta Sekolah Lansia Tangguh Nurul Persada Indralaya itu selama mengikuti program pendidikan diajarkan cara menjaga kesehatan fisik dan mental, menerapkan gaya hidup sehat, serta berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan sesama lansia, kata Bupati Ogan Ilir.
Sementara Gubernur Sumsel Herman Deru dalam acara wisuda lansia tersebut mengatakan, dengan adanya kegiatan ini pemerintah daerah berharap paradigma masyarakat terhadap lansia dapat berubah.
"Menjadi lansia bukan berarti berhenti berkarya, tetapi justru menjadi masa untuk terus berkembang secara holistik. Kami dari Pemprov Sumsel siap membantu pengembangan sekolah lansia," ujar Herman Deru.