OKU Timur luncurkan program Berobat Gratis
Jumat, 13 September 2024 18:51 WIB
Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah (kiri) menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada warganya, Jumat. (ANTARA/HO/Diskominfo)
Martapura (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatra Selatan meluncurkan program Berobat Gratis Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun 2024 bagi masyarakat di wilayah setempat.
Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah di Martapura, Jumat, mengatakan bahwa UHC adalah layanan kesehatan semesta untuk memberikan pelayanan kesehatan secara gratis bagi masyarakat di mana biaya berobat ditanggung oleh pemerintah melalui JKN.
Ia mengungkapkan, program ini sudah dilaksanakan pihaknya sejak satu tahun terakhir di mana telah meng-cover 99,44 persen dari jumlah penduduk di wilayah itu.
"Hingga saat ini kepesertaan BPJS di Kabupaten OKU Timur mencapai 99,44 persen dari jumlah penduduk, baik mandiri maupun melalui UHC," katanya.
Atas capaian tersebut, kata dia, Kabupaten OKU Timur mendapat penghargaan dari Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin sebagai kabupaten yang ikut berpartisipatif dalam UHC.
"Target kami seluruh warga OKU Timur tercover UHC JKN pada 2024 ini sehingga masyarakat tidak perlu pusing lagi memikirkan biaya untuk berobat," tegasnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan OKU Timur, Yakub menjelaskan, UHC adalah konsep yang merujuk pada upaya untuk memastikan bahwa semua orang dapat mengakses layanan kesehatan yang mereka butuhkan tanpa mengalami kesulitan finansial.
Tujuan dari UHC ini untuk memberikan akses yang adil dan merata terhadap layanan kesehatan berkualitas tinggi, terlepas dari status sosial atau ekonomi seseorang.
"Jumlah penduduk Kabupaten OKU Timur saat ini sebanyak 684.560 jiwa dengan cakupan kepesertaan BPJS sebesar 99,44 persen," ujarnya.
Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah di Martapura, Jumat, mengatakan bahwa UHC adalah layanan kesehatan semesta untuk memberikan pelayanan kesehatan secara gratis bagi masyarakat di mana biaya berobat ditanggung oleh pemerintah melalui JKN.
Ia mengungkapkan, program ini sudah dilaksanakan pihaknya sejak satu tahun terakhir di mana telah meng-cover 99,44 persen dari jumlah penduduk di wilayah itu.
"Hingga saat ini kepesertaan BPJS di Kabupaten OKU Timur mencapai 99,44 persen dari jumlah penduduk, baik mandiri maupun melalui UHC," katanya.
Atas capaian tersebut, kata dia, Kabupaten OKU Timur mendapat penghargaan dari Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin sebagai kabupaten yang ikut berpartisipatif dalam UHC.
"Target kami seluruh warga OKU Timur tercover UHC JKN pada 2024 ini sehingga masyarakat tidak perlu pusing lagi memikirkan biaya untuk berobat," tegasnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan OKU Timur, Yakub menjelaskan, UHC adalah konsep yang merujuk pada upaya untuk memastikan bahwa semua orang dapat mengakses layanan kesehatan yang mereka butuhkan tanpa mengalami kesulitan finansial.
Tujuan dari UHC ini untuk memberikan akses yang adil dan merata terhadap layanan kesehatan berkualitas tinggi, terlepas dari status sosial atau ekonomi seseorang.
"Jumlah penduduk Kabupaten OKU Timur saat ini sebanyak 684.560 jiwa dengan cakupan kepesertaan BPJS sebesar 99,44 persen," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Palembang jamin warga tak mampu bisa berobat di RS Bari hanya pakai KTP
06 March 2025 12:30 WIB
BPJS Kesehatan Palembang ajak manfaatkan Program Rehab tunggakan iuran
17 January 2025 14:03 WIB, 2025
TP PKK Palembang fasilitasi ODGJ buat kartu identitas untuk berobat
12 December 2024 10:44 WIB, 2024
WBP Lapas Perempuan Palembang berobat ke klinik keluhkan penyakit usai Lebaran
16 April 2024 2:40 WIB, 2024
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Antisipasi virus Nipah, Dinkes Palembang gencarkan sosialisasi di Puskesmas
06 February 2026 16:37 WIB
Waspada! BMKG beri peringatan hujan petir di perairan Sungai Musi hari Ini
06 February 2026 13:22 WIB