Badan HAM PBB kutuk seruan menteri Israel usir penduduk Tepi Barat
Sabtu, 31 Agustus 2024 18:54 WIB
Warga Palestina di Jenin, Tepi Barat, mengungsi ke daerah yang lebih aman (ANTARA/Anadolu/PY)
Jenewa (ANTARA) - Badan hak asasi PBB pada Jumat mengutuk seruan menteri Israel untuk mengusir penduduk Tepi Barat, mengatakan pernyataan tersebut hanya memicu eskalasi pada situasi yang sudah pelik.
"Terkait pernyataan-pernyataan yang dibuat oleh sejumlah pejabat yang mungkin menjadi hasutan untuk melakukan pelanggaran hak asasi manusia, kami mengutuk keras pernyataan-pernyataan tersebut," kata juru bicara Ravina Shamdasani dalam jumpa pers PBB di Jenewa menanggapi pertanyaan Anadolu.
Sebelumnya pada Rabu, Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz menyerukan melakukan langkah yang diterapkan di Gaza di Tepi Barat utara, termasuk evakuasi sementara bagi warga Palestina, di tengah operasi militer besar di wilayah itu, yang terbesar dalam dua dekade.
“Hal ini hanya akan memperburuk situasi yang sudah sangat buruk,” kata Shamdasani.
Merujuk pada “kekebalan hukum yang sudah berlangsung lama” di Tepi Barat atas pelanggaran yang dilakukan terhadap warga Palestina, dia menekankan bahwa telah terjadi kekerasan oleh pemukim, kekerasan oleh pasukan keamanan Israel, ratusan penahanan sewenang-wenang terhadap warga Palestina, namun “sangat sedikit pertanggungjawaban.”
“Hal itu menciptakan iklim kekebalan hukum,” katanya.
“Jadi, situasinya sudah sangat, sangat tidak stabil, dan apa yang kita lihat dalam beberapa hari terakhir adalah semakin buruknya situasi yang seperti kami katakan, bencana,” ia memperingatkan.
"Kami telah melihat penggerebekan, kami telah melihat pembunuhan. Kami juga melihat kerusakan pada infrastruktur, infrastruktur penting, termasuk pasokan air bagi masyarakat yang tinggal di sana," kata Shamdasani.
Ia meminta Israel untuk mematuhi kewajibannya berdasarkan hukum internasional sebagai kekuatan pendudukan.
“Serangan udara dan senjata serta taktik militer yang digunakan pasukan keamanan Israel melanggar norma dan standar hak asasi manusia yang berlaku untuk operasi penegakan hukum." kata dia.
"Dan setiap pembunuhan yang melanggar hukum harus diselidiki secara menyeluruh dan independen, dan mereka yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban,” lanjutnya.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Badan HAM PBB kutuk seruan menteri Israel usir penduduk Tepi Barat
"Terkait pernyataan-pernyataan yang dibuat oleh sejumlah pejabat yang mungkin menjadi hasutan untuk melakukan pelanggaran hak asasi manusia, kami mengutuk keras pernyataan-pernyataan tersebut," kata juru bicara Ravina Shamdasani dalam jumpa pers PBB di Jenewa menanggapi pertanyaan Anadolu.
Sebelumnya pada Rabu, Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz menyerukan melakukan langkah yang diterapkan di Gaza di Tepi Barat utara, termasuk evakuasi sementara bagi warga Palestina, di tengah operasi militer besar di wilayah itu, yang terbesar dalam dua dekade.
“Hal ini hanya akan memperburuk situasi yang sudah sangat buruk,” kata Shamdasani.
Merujuk pada “kekebalan hukum yang sudah berlangsung lama” di Tepi Barat atas pelanggaran yang dilakukan terhadap warga Palestina, dia menekankan bahwa telah terjadi kekerasan oleh pemukim, kekerasan oleh pasukan keamanan Israel, ratusan penahanan sewenang-wenang terhadap warga Palestina, namun “sangat sedikit pertanggungjawaban.”
“Hal itu menciptakan iklim kekebalan hukum,” katanya.
“Jadi, situasinya sudah sangat, sangat tidak stabil, dan apa yang kita lihat dalam beberapa hari terakhir adalah semakin buruknya situasi yang seperti kami katakan, bencana,” ia memperingatkan.
"Kami telah melihat penggerebekan, kami telah melihat pembunuhan. Kami juga melihat kerusakan pada infrastruktur, infrastruktur penting, termasuk pasokan air bagi masyarakat yang tinggal di sana," kata Shamdasani.
Ia meminta Israel untuk mematuhi kewajibannya berdasarkan hukum internasional sebagai kekuatan pendudukan.
“Serangan udara dan senjata serta taktik militer yang digunakan pasukan keamanan Israel melanggar norma dan standar hak asasi manusia yang berlaku untuk operasi penegakan hukum." kata dia.
"Dan setiap pembunuhan yang melanggar hukum harus diselidiki secara menyeluruh dan independen, dan mereka yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban,” lanjutnya.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Badan HAM PBB kutuk seruan menteri Israel usir penduduk Tepi Barat
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hadapi musim kemarau, Sinar Mas Agribusiness and Food perkuat kesiapsiagaan karhutla
08 April 2026 20:25 WIB
Prakiraan cuaca Jakarta 7 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan hingga sedang mulai sore
07 April 2026 6:58 WIB
Prakiraan cuaca Jakarta Jumat 3 April 2026: Seluruh wilayah alami hujan ringan
03 April 2026 7:35 WIB
Kementerian ESDM minta masyarakat tidak panik, pasokan energi mudik Lebaran 2026 terjamin
13 March 2026 8:34 WIB
Sinar Mas Agribusiness and Food perkuat ekonomi desa melalui budidaya lele berbasis teknologi
12 March 2026 15:40 WIB
Prakiraan cuaca Jakarta Rabu 11 Maret 2026, waspadai hujan ringan pada siang hari
11 March 2026 8:41 WIB
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
PBB: Kematian penjaga perdamaian Indonesian di Lebanon disebabkan tembakan Israel
08 April 2026 10:39 WIB