Penyebab masih misteri, Polres OKU periksa lima saksi kasus kebakaran kantor bupati
Kamis, 1 Agustus 2024 17:17 WIB
Penjabat Bupati OKU Teddy Meilwansyah meninjau ruang kerjanya yang terbakar. (ANTARA/Edo Purmana)
Baturaja (ANTARA) - Tim Penyidik Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan memeriksa lima orang saksi untuk mengungkap penyebab kebakaran Kantor Bupati OKU yang terjadi pada Senin (15/7) sekitar pukul 21.00 WIB.
Kapolres OKU AKBP Imam Zamroni di Baturaja, Kamis mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami kasus kebakaran yang menghanguskan ruang kerja Bupati OKU di komplek perkantoran pemerintah daerah setempat.
Tim Penyidik Polres OKU telah memeriksa sejumlah saksi terkait insiden tersebut guna mengungkap penyebabnya.
Saksi-saksi yang dimintai keterangan tersebut mulai dari dua orang anggota Satpol PP yang saat itu sedang bertugas malam, dua staf Pemkab OKU dan saksi lainnya.
"Total ada lima saksi telah diperiksa untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut," katanya.
Kapolres menegaskan penyelidikan kebakaran ini masih terus berjalan dan pihak berwenang berharap dapat segera menemukan titik terang atas penyebab insiden yang menghanguskan ruang kerja Bupati tersebut.
Polres OKU pun saat ini masih menunggu hasil investigasi resmi dari uji laboratorium sampel abu oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumsel yang diambil di Tempat Kejadian Perkara (TKP) beberapa waktu lalu.
"Hasil resmi dari tim Labfor masih ditunggu, dan proses analisis ini diperkirakan memerlukan waktu sekitar dua pekan hingga satu bulan," jelasnya.
Kapolres menambahkan bahwa informasi yang diterima sementara dari Tim Labfor Polda Sumsel hanya sebatas barang-barang yang diamankan dari TKP.
Barang-barang tersebut meliputi kabel serabut di dinding dan skring di beberapa lokasi kebakaran.
"Kabel serabut dan skring telah diamankan dari TKP, namun kepastian penyebab kebakaran masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut," ujarnya.
Kapolres OKU AKBP Imam Zamroni di Baturaja, Kamis mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami kasus kebakaran yang menghanguskan ruang kerja Bupati OKU di komplek perkantoran pemerintah daerah setempat.
Tim Penyidik Polres OKU telah memeriksa sejumlah saksi terkait insiden tersebut guna mengungkap penyebabnya.
Saksi-saksi yang dimintai keterangan tersebut mulai dari dua orang anggota Satpol PP yang saat itu sedang bertugas malam, dua staf Pemkab OKU dan saksi lainnya.
"Total ada lima saksi telah diperiksa untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut," katanya.
Kapolres menegaskan penyelidikan kebakaran ini masih terus berjalan dan pihak berwenang berharap dapat segera menemukan titik terang atas penyebab insiden yang menghanguskan ruang kerja Bupati tersebut.
Polres OKU pun saat ini masih menunggu hasil investigasi resmi dari uji laboratorium sampel abu oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumsel yang diambil di Tempat Kejadian Perkara (TKP) beberapa waktu lalu.
"Hasil resmi dari tim Labfor masih ditunggu, dan proses analisis ini diperkirakan memerlukan waktu sekitar dua pekan hingga satu bulan," jelasnya.
Kapolres menambahkan bahwa informasi yang diterima sementara dari Tim Labfor Polda Sumsel hanya sebatas barang-barang yang diamankan dari TKP.
Barang-barang tersebut meliputi kabel serabut di dinding dan skring di beberapa lokasi kebakaran.
"Kabel serabut dan skring telah diamankan dari TKP, namun kepastian penyebab kebakaran masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi tangkap pelaku kebakaran sumur minyak ilegal di lahan Hindoli Musi Banyuasin
15 April 2026 10:45 WIB
Hadapi musim kemarau, Sinar Mas Agribusiness and Food perkuat kesiapsiagaan karhutla
08 April 2026 20:25 WIB
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 12 orang alami luka bakar serius hingga 70 persen
02 April 2026 7:14 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Polisi tangkap pelaku kebakaran sumur minyak ilegal di lahan Hindoli Musi Banyuasin
15 April 2026 10:45 WIB
Kejati Sumsel geledah kantor Dishub Muba terkait kasus korupsi jalur pelayaran Sungai Lalan
15 April 2026 10:15 WIB
PT SBS salurkan perlengkapan shalat dan sembako ke panti asuhan, ponpes dan marbot di Muara Enim
14 April 2026 19:12 WIB
Bupati Teddy Meilwansyah jemput bola, Kemensos prioritaskan Sekolah Rakyat OKU tahun 2026
14 April 2026 18:55 WIB