
Pemkab OKU Selatan dirikan dapur umum untuk korban kebakaran

Muaradua (ANTARA) - Dinas Sosial Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi korban kebakaran di Desa Gedung Wani, Kecamatan Runjung Agung.
Kepala Dinas Sosial OKU Selatan Inada saat dihubungi dari Baturaja, Senin, mengatakan dapur umum ini didirikan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar para korban, khususnya makanan siap saji bagi warga terdampak kebakaran yang terjadi pada Minggu (12/4), sekitar pukul 12.00 WIB.
"Meskipun tidak ada korban jiwa, namun tiga kepala keluarga kehilangan tempat tinggal yang rata dengan tanah karena dilalap si jago merah," katanya.
Petugas Dinas Sosial OKU Selatan bersama relawan bahu-membahu menyiapkan berbagai kebutuhan logistik serta memasak untuk didistribusikan kepada para korban kebakaran yang saat ini masih berada di sekitar lokasi kejadian.
Selain menyediakan makanan, pihaknya juga menyalurkan bantuan lain berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat guna membantu warga yang kehilangan tempat tinggal akibat peristiwa tersebut.
"Dapur umum ini akan terus beroperasi selama kondisi darurat masih berlangsung guna memastikan kebutuhan konsumsi para korban tetap terpenuhi," katanya.
Sebanyak tiga mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api dalam kebakaran yang menghanguskan tiga rumah penduduk di Desa Gedung Wani pada Minggu (12/4).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) OKU Selatan, Wily Agus menjelaskan bahwa api yang diduga disebabkan oleh korsleting listrik tersebut menghanguskan tiga rumah penduduk di Dusun 4, Desa Gedung Wani, Kecamatan Runjung Agung hingga rata dengan tanah.
Ketiga rumah tersebut tidak dapat diselamatkan lantaran api sudah terlanjur membesar saat pertama kali diketahui warga.
"Kobaran api berhasil dipadamkan pada pukul 14.00 WIB atau sekitar dua jam setelah kejadian kebakaran," ujarnya.
Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah karena selain rumah, barang berharga milik warga juga tidak berhasil diselamatkan.
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
