Logo Header Antaranews Sumsel

Pemkab OKI dan Telkomsel inisiasi program internet gotong royong atasi blankspot

Rabu, 15 April 2026 13:49 WIB
Image Print
Arsip Foto - Teknisi memasang perangkat Compact Mobile (Combat) BTS 5G milik Telkomsel. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym/am.

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, bersama Telkomsel menginisiasi program internet gotong royong (IGR) sebagai upaya mengatasi wilayah tanpa sinyal (blankspot) di daerah tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) OKI, Adi Yanto dalam keterangan tertulis yang diterima oleh ANTARA di Palembang, Rabu, mengatakan Kabupaten OKI dengan luas wilayah 17.071,33 kilometer persegi yang mencakup 18 kecamatan dan 327 desa/kelurahan masih menghadapi tantangan konektivitas.

Tercatat terdapat 57 titik blankspot, dengan kualitas jaringan didominasi 4G lemah sekitar 75 persen, sementara wilayah dengan jaringan 4G relatif stabil baru mencapai sekitar 15 persen. Lalu, kondisi geografis serta masih adanya 15 desa yang belum teraliri listrik turut menjadi kendala pemerataan jaringan. Selain itu, minat operator untuk membangun infrastruktur di wilayah berpenduduk sedikit dan sulit dijangkau juga relatif terbatas.

Maka dari itu, Pemkab OKI bersama Telkomsel menginisiasi program IGR yaitu model kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan penyedia layanan untuk memperluas jangkauan jaringan di wilayah blankspot.

Melalui skema tersebut, pemerintah memfasilitasi regulasi dan koordinasi, sementara provider membangun jaringan dan pemerintah desa mendukung penyediaan lokasi serta infrastruktur pendukung.

Dengan pembagian peran itu, wilayah yang sebelumnya tidak layak secara bisnis menjadi lebih memungkinkan untuk dijangkau dan dimanfaatkan bagi layanan publik serta aktivitas masyarakat.

"Prioritas penanganan difokuskan pada layanan publik, yakni konektivitas di sekolah, puskesmas, dan kantor desa menjadi prioritas agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat,” katanya.

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil, karena hingga saat ini, delapan desa telah terbebas dari blankspot lewat program internet gotong royong, yaitu Desa Balian (Mesuji Raya), Desa Karya Mukti (Mesuji), Desa Suka Mulya (Lempuing), Desa Panca Tunggal Benawa dan Desa Kuripan (Teluk Gelam), Desa Pulau Geronggang (Pedamaran Timur), Desa Deling (Pangkalan Lampam), serta Desa Pematang Binatani (Mesuji Makmur).



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026