Muba usulkan bangun BTS untuk 56 desa blankspot
Jumat, 19 Juli 2024 7:04 WIB
Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Musi Banyuasin Herryandi Sinulingga AP bersama TIM IT melakukan kunjungan kerja ke Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo), Kamis (18/07/2024). ANTARA/HO/Diskominfo
Palembang, Sumsel (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Musi Banyuasin Herryandi Sinulingga AP bersama TIM IT melakukan kunjungan kerja ke Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo), Kamis (18/07/2024).
Rombongan dipimpin Kepala Dinas Kominfo Muba Herryandi Sinulingga AP ini disambut hangat oleh Tim Penyelenggaraan Layanan PDNS dan Konsolidasi Data Center Instansi Ke PDNS pada Direktorat Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Kemenkominfo,Taufiq Dinianto, Account Support dan Servis Manajemen Wukir Nur Seto Kuncoro dan Pengelolan Sistem Informasi dan Keamanan Cloud.
Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP menyampaikan bahwa kedatangan pihaknya ke PDNS Kemenkominfo tersebut adalah untuk memastikan data pemerintahan Kabupaten Muba yang ditempatkan di PDNS aman.
"Dimana mulai tanggal 20 Juni 2024 telah terjadi peretasan sistem elektronik di PDNS 2 berlokasi di Surabaya. Sehingga sejumlah layanan publik secara elektronik di Indonesia yang ditempatkan di PDNS 2, termasuk layanan imigrasi dan layanan pemerintahan pusat dan daerah seperti persuratan Srikandi mengalami gangguan. Hal ini yang menjadi salah satu latar belakang kami mengunjungi PDNS," ungkapnya.
Menurut dia sebagian aplikasi elektronik Pemerintah Kabupaten Muba ditempatkan di PDNS Kementerian Kominfo.
"Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin telah menempatkan back up data dan aplikasi di PDNS Kementerian Kominfo, untuk itu, kami ingin mengetahui keamanan operasional aplikasi tersebut sehingga dapat berjalan sebagaimana mestinya," ungkapnya.
Selain itu, lanjutnya, Aplikasi ini adalah aplikasi penting, terutama aplikasi E- Office yang digunakan setiap hari oleh seluruh ASN yang berjumlah ribuan yang dipergunakan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.
Selain itu, pihaknya juga menanyakan tentang langkah-langkah kongkret yang harus dikolaborasikan untuk peningkatan keamanan sistem elektronik Pemkab Muba bisa berjalan dengan baik di kemudian hari sehingga kemungkinan dan akibat dari bahaya peretasan bisa diminimalisasi.
"Selain kemananan IT pada kesempatan ini kami juga membawa usulan secara lengkap lokasi secara lengkap termasuk titik kordinat untuk pembangunan BTS diwilayah Musi Banyuasin yang masih ada 56 Desa yang blankspot, Data dan Lokasi Blanks spot secara lengkap kami laporkan untuk dapat segera ditindaklanjuti oleh Kementerian Kominfo dan BAKTI," ulasnya.
Sementara perwakilan dari PDNS Taufiq Dinianto menjelaskan bahwa aplikasi yang ditempatkan dan dioperasionalkan di PDNS 1 termasuk aplikasi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin saat ini berjalan dengan normal seperti biasa.
"Untuk keamanan data apabila terjadi akibat dari peretasan, maka beliau menawarkan layanan backup data dari PDNS ini. Jadi semua data terutama data yang penting dan urgen yang di tempatkan di PDNS dapat dibackup juga di PDNS dengan cara mengajukan surat permohonan untuk backup datanya ke PDNS," tandasnya.
Diketahui, sebelumnya bahwa Dinas Kominfo telah memiliki backup data di kementerian kominfo untuk aplikasi yang servernya berlokasi di Dinas Kominfo. Dengan adanya layanan backup data di PDNS ini, akan menambah maksimal keamanan data elektronik pemerintah Kabupaten Muba, kedepa nya " pungkasnya.
Pada kesempatan itu juga, diserahkan surat Pj Bupati Musi Banyuasin Nomor B-000.1.1/230/KOMINFO/2024 tanggal 8 Mei 2024 mengenai Daftar Wilayah Blank Spot Kabupaten Musi Banyuasin.
Rombongan dipimpin Kepala Dinas Kominfo Muba Herryandi Sinulingga AP ini disambut hangat oleh Tim Penyelenggaraan Layanan PDNS dan Konsolidasi Data Center Instansi Ke PDNS pada Direktorat Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Kemenkominfo,Taufiq Dinianto, Account Support dan Servis Manajemen Wukir Nur Seto Kuncoro dan Pengelolan Sistem Informasi dan Keamanan Cloud.
Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP menyampaikan bahwa kedatangan pihaknya ke PDNS Kemenkominfo tersebut adalah untuk memastikan data pemerintahan Kabupaten Muba yang ditempatkan di PDNS aman.
"Dimana mulai tanggal 20 Juni 2024 telah terjadi peretasan sistem elektronik di PDNS 2 berlokasi di Surabaya. Sehingga sejumlah layanan publik secara elektronik di Indonesia yang ditempatkan di PDNS 2, termasuk layanan imigrasi dan layanan pemerintahan pusat dan daerah seperti persuratan Srikandi mengalami gangguan. Hal ini yang menjadi salah satu latar belakang kami mengunjungi PDNS," ungkapnya.
Menurut dia sebagian aplikasi elektronik Pemerintah Kabupaten Muba ditempatkan di PDNS Kementerian Kominfo.
"Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin telah menempatkan back up data dan aplikasi di PDNS Kementerian Kominfo, untuk itu, kami ingin mengetahui keamanan operasional aplikasi tersebut sehingga dapat berjalan sebagaimana mestinya," ungkapnya.
Selain itu, lanjutnya, Aplikasi ini adalah aplikasi penting, terutama aplikasi E- Office yang digunakan setiap hari oleh seluruh ASN yang berjumlah ribuan yang dipergunakan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.
Selain itu, pihaknya juga menanyakan tentang langkah-langkah kongkret yang harus dikolaborasikan untuk peningkatan keamanan sistem elektronik Pemkab Muba bisa berjalan dengan baik di kemudian hari sehingga kemungkinan dan akibat dari bahaya peretasan bisa diminimalisasi.
"Selain kemananan IT pada kesempatan ini kami juga membawa usulan secara lengkap lokasi secara lengkap termasuk titik kordinat untuk pembangunan BTS diwilayah Musi Banyuasin yang masih ada 56 Desa yang blankspot, Data dan Lokasi Blanks spot secara lengkap kami laporkan untuk dapat segera ditindaklanjuti oleh Kementerian Kominfo dan BAKTI," ulasnya.
Sementara perwakilan dari PDNS Taufiq Dinianto menjelaskan bahwa aplikasi yang ditempatkan dan dioperasionalkan di PDNS 1 termasuk aplikasi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin saat ini berjalan dengan normal seperti biasa.
"Untuk keamanan data apabila terjadi akibat dari peretasan, maka beliau menawarkan layanan backup data dari PDNS ini. Jadi semua data terutama data yang penting dan urgen yang di tempatkan di PDNS dapat dibackup juga di PDNS dengan cara mengajukan surat permohonan untuk backup datanya ke PDNS," tandasnya.
Diketahui, sebelumnya bahwa Dinas Kominfo telah memiliki backup data di kementerian kominfo untuk aplikasi yang servernya berlokasi di Dinas Kominfo. Dengan adanya layanan backup data di PDNS ini, akan menambah maksimal keamanan data elektronik pemerintah Kabupaten Muba, kedepa nya " pungkasnya.
Pada kesempatan itu juga, diserahkan surat Pj Bupati Musi Banyuasin Nomor B-000.1.1/230/KOMINFO/2024 tanggal 8 Mei 2024 mengenai Daftar Wilayah Blank Spot Kabupaten Musi Banyuasin.
Pewarta : Pewarta Sumsel
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bank Sumsel Babel hadirkan promo Kredit Serba Guna berhadiah cashback 0,2 persen
07 September 2026 12:46 WIB
Polisi terapkan metode spiral padamkan kebakaran lahan gambut di Muara Enim
07 September 2026 12:42 WIB
Bank Sumsel Babel buka penawaran Sukuk Ritel SR025 berimbal hasil hingga 6,90 Persen
07 September 2026 12:36 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Tim Satgas padamkan karhutla 8,5 hektare di Desa Merbau Ogan Komering Ulu
07 September 2026 22:41 WIB
Polisi terapkan metode spiral padamkan kebakaran lahan gambut di Muara Enim
07 September 2026 12:42 WIB
Sambal Joruk OKU Timur ditetapkan jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
07 September 2026 10:37 WIB