Pemkab OKU Timur terima penghargaan Lencana Bakti Transmigrasi
Selasa, 7 Mei 2024 15:31 WIB
Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah (tengah) saat menerima penghargaan Lencana Bakti Transmigrasi tahun 2024. ANTARA/Diskominfo OKU Timur/24.
Martapura (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Sumatera Selatan menerima penghargaan Lencana Bakti Transmigrasi atas kontribusi serta kerja kerasnya dalam menyukseskan program transmigrasi di wilayah itu.
"Penghargaan ini saya terima langsung dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar di Makassar, Sulawesi Selatan pada Senin (6/5)," kata Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah di Martapura ibu kota kabupaten setempat, Selasa.
Dia menjelaskan, penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmen dan dukungan kepala daerah dalam mengembangkan serta mendorong kemajuan kawasan transmigrasi di daerahnya.
Selama ini Pemkab OKU Timur konsisten mendorong keberhasilan program transmigrasi yang juga menjadi kunci pemerataan pembangunan di Indonesia.
Sebab, dengan adanya transmigrasi dapat meningkatkan peluang kerja dan usaha, sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat OKU Timur.
Menurut dia, transmigrasi di Indonesia dimulai sejak tahun 1905 oleh Kolonial Hindia Belanda, sedangkan di OKU Timur sendiri dimulai pada tahun 1926.
Terwujudnya Kabupaten OKU Timur sebagai daerah transmigrasi karena secara ekonomi masyarakat di wilayahnya hidup dalam kedamaian dan sejahtera serta memiliki daya saing dengan dunia luar.
Pemerintah daerah setempat pun terus berupaya untuk keberlanjutan daerah transmigrasi menuju kemandirian perekonomian dengan meluncurkan berbagai program yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat di wilayah itu.
"Pemkab OKU Timur terus melakukan terobosan berupa pembangunan kawasan transmigrasi transpolitan untuk menuju Indonesia Emas," katanya.
"Penghargaan ini saya terima langsung dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar di Makassar, Sulawesi Selatan pada Senin (6/5)," kata Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah di Martapura ibu kota kabupaten setempat, Selasa.
Dia menjelaskan, penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmen dan dukungan kepala daerah dalam mengembangkan serta mendorong kemajuan kawasan transmigrasi di daerahnya.
Selama ini Pemkab OKU Timur konsisten mendorong keberhasilan program transmigrasi yang juga menjadi kunci pemerataan pembangunan di Indonesia.
Sebab, dengan adanya transmigrasi dapat meningkatkan peluang kerja dan usaha, sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat OKU Timur.
Menurut dia, transmigrasi di Indonesia dimulai sejak tahun 1905 oleh Kolonial Hindia Belanda, sedangkan di OKU Timur sendiri dimulai pada tahun 1926.
Terwujudnya Kabupaten OKU Timur sebagai daerah transmigrasi karena secara ekonomi masyarakat di wilayahnya hidup dalam kedamaian dan sejahtera serta memiliki daya saing dengan dunia luar.
Pemerintah daerah setempat pun terus berupaya untuk keberlanjutan daerah transmigrasi menuju kemandirian perekonomian dengan meluncurkan berbagai program yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat di wilayah itu.
"Pemkab OKU Timur terus melakukan terobosan berupa pembangunan kawasan transmigrasi transpolitan untuk menuju Indonesia Emas," katanya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kementerian Transmigrasi bantu peningkatan jalan dan jembatan di Banyuasin
01 December 2024 21:00 WIB, 2024
Warga eks transmigrasi Tanjung Kukuh OKU Timur terima sertifikat tanah
23 September 2021 16:04 WIB, 2021
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
BPBD Muara Enim salurkan bantuan logistik untuk korban longsor di Desa Rami Pasai
15 February 2026 11:35 WIB
Bapenda Sumsel pastikan tak ada kenaikan tarif Pajak Kendaraan Bermotor 2026
13 February 2026 23:38 WIB
Pemprov Sumsel terapkan gentengisasi secara bertahap, target awal bangunan pemerintah
13 February 2026 23:36 WIB