Polisi atur jalan Tanjung Senai OI kawal kendaraan lintasi banjir
Senin, 11 Maret 2024 23:38 WIB
Aparat Kepolisian Ogan Ilir, Sumatera Selatan mengatur batas Jalan Tanjung senai, Senin (11/3/2024). (ANTARA/HO-Polres Ogan Ilir)
Palembang (ANTARA) - Aparat Kepolisian Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan mengatur batas Jalan Tanjung senai untuk mengawal kendaraan melintasi banjir.
"Ketinggian air di kawasan Jalan Tanjung Senai hari ini mencapai hingga 10 centimeter (Cm), oleh karena itu personil kami melakukan pengamanan di pinggir jalan itu agar pengendara yang melintas tidak melewati batas jalan sehingga terjadi potensi kecelakaan," kata Kasi Humas Polres Ogan Ilir AKP Herman dikonfirmasi, Senin.
Ia menambahkan personel juga menjaga persimpangan jalan guna memberikan imbauan kepada warga agar tidak melewati jalan yang terendam air.
Kenaikan air hingga menggenangi jalan di akibatkan oleh hujan deras yang mengakibatkan naiknya air sungai dan rawa di wilayah itu.
Tergenang nya jalan itu juga membuat banyak warga memanfaatkan untuk mencuci kendaraan nya, sehingga membuat kepolisian melakukan patroli lalu lintas dari arah Tanjung Senai menuju kawasan kantor Pemerintahan Ogan Ilir.
"Kami mengimbau kepada warga agar tidak bermain air dengan mandi dan berenang karena bisa membahayakan diri karena kawasan itu merupakan kawasan yang cukup membahayakan," katanya.
Kawasan itu juga mampu membahayakan bahkan warga bisa saja kehilangan nyawa apabila nekat melakukan hal yang membahayakan di lokasi banjir.
Meskipun kendaraan masih bisa melintas, ia menyebutkan bahwa personel akan terus melakukan pengawalan hingga ketinggian air tidak lagi merendam jalanan Tanjung Senai.
"Ketinggian air di kawasan Jalan Tanjung Senai hari ini mencapai hingga 10 centimeter (Cm), oleh karena itu personil kami melakukan pengamanan di pinggir jalan itu agar pengendara yang melintas tidak melewati batas jalan sehingga terjadi potensi kecelakaan," kata Kasi Humas Polres Ogan Ilir AKP Herman dikonfirmasi, Senin.
Ia menambahkan personel juga menjaga persimpangan jalan guna memberikan imbauan kepada warga agar tidak melewati jalan yang terendam air.
Kenaikan air hingga menggenangi jalan di akibatkan oleh hujan deras yang mengakibatkan naiknya air sungai dan rawa di wilayah itu.
Tergenang nya jalan itu juga membuat banyak warga memanfaatkan untuk mencuci kendaraan nya, sehingga membuat kepolisian melakukan patroli lalu lintas dari arah Tanjung Senai menuju kawasan kantor Pemerintahan Ogan Ilir.
"Kami mengimbau kepada warga agar tidak bermain air dengan mandi dan berenang karena bisa membahayakan diri karena kawasan itu merupakan kawasan yang cukup membahayakan," katanya.
Kawasan itu juga mampu membahayakan bahkan warga bisa saja kehilangan nyawa apabila nekat melakukan hal yang membahayakan di lokasi banjir.
Meskipun kendaraan masih bisa melintas, ia menyebutkan bahwa personel akan terus melakukan pengawalan hingga ketinggian air tidak lagi merendam jalanan Tanjung Senai.
Pewarta : M. Imam Pramana
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bank Sumsel Babel serahkan hadiah utama undian Tabungan Pesirah di Tanjung Pandan
08 April 2026 20:06 WIB
Ratusan rumah di Kota Bengkulu terendam banjir, ketinggian air capai satu meter
06 April 2026 15:05 WIB
Arus balik Lebaran 2026: Pelayanan Pelabuhan Tanjung Api-Api lancar, 17 kapal disiagakan
25 March 2026 18:58 WIB