Pengguna aset crypto di Indonesia capai 18 juta
Kamis, 2 November 2023 15:17 WIB
Kegiatan diskusi yang mambahas ekonomi digital si FEB UI Depok (ANTARA/Foto: Feru Lantara)
Depok (ANTARA) - Co-founder and Chief Compliance Officer of Reku, Robby mengatakan pengguna aset Crypto di Indonesia mencapai 18 juta.
Hal tersebut dikatakan oleh Robby dalam acara diskusi tentang teknologi blockchain, yang digelar oleh 21 Bridges Indonesia bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Depok, Kamis.
Tampil sebagai pembicara adalah Founder of Indonesia Blockchain Association Yos Adiguna Ginting,
Chief Operating Officer of Reku Jesse Choi Co-founder and Chief Compliance Officer of Reku, Robby dan Founder and Chair of the Web3 Society at United World College in South East Asia Christopher.
Dengan tema “Blockchain Technology Through The Lens of 3 Generations: How to Prepare Young People to Adapt with the Development of Digital Economy”.
"Perkembangan pengguna blockchain saat ini sangat menggembirakan dengan pengguna aset crypto sudah mencapai 18 juta di seluruh Indonesia," katanya.
Robby berharap para pengguna baru blockchain mengikuti perkembangan literasi .
"Kami telah menyiapkan literasi bersama-sama kampus.Mudah-mudahan bisa menjadi pandangan yang baik," katanya.
Robby juga menjelaskan tentang regulasi yang telah dikeluarkan oleh pemerintah yaitu bursa sebagai tempat pencatatan transaksi aset crypto di Indonesia, kliring dan kustodian," jelasnya.
Rabby juga menjelaskan bahwa tahun politik 2024 tidak akan mempengaruhi perkembangan transaksi aset crypto.
"Saya yakin pilpres 2024 tak akan bersinggungan dengan perkembangan crypto," jelasnya.
Sementara itu Founder of Indonesia Blockchain Association Yos Adiguna Ginting mengatakan menyongsong era digital yang makin merasuk ke semua sektor kehidupan bersama, dan memandang perlunya masyarakat dan generasi muda memahami arah perkembangan dan dinamika ekonomi digital yang esensial khususnya.
"Selama kita mau belajar dan mau mencoba maka kita akan sama alami kemajuan dengan belahan bumi manapun" katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengguna aset crypto di Indonesia capai 18 juta
Hal tersebut dikatakan oleh Robby dalam acara diskusi tentang teknologi blockchain, yang digelar oleh 21 Bridges Indonesia bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Depok, Kamis.
Tampil sebagai pembicara adalah Founder of Indonesia Blockchain Association Yos Adiguna Ginting,
Chief Operating Officer of Reku Jesse Choi Co-founder and Chief Compliance Officer of Reku, Robby dan Founder and Chair of the Web3 Society at United World College in South East Asia Christopher.
Dengan tema “Blockchain Technology Through The Lens of 3 Generations: How to Prepare Young People to Adapt with the Development of Digital Economy”.
"Perkembangan pengguna blockchain saat ini sangat menggembirakan dengan pengguna aset crypto sudah mencapai 18 juta di seluruh Indonesia," katanya.
Robby berharap para pengguna baru blockchain mengikuti perkembangan literasi .
"Kami telah menyiapkan literasi bersama-sama kampus.Mudah-mudahan bisa menjadi pandangan yang baik," katanya.
Robby juga menjelaskan tentang regulasi yang telah dikeluarkan oleh pemerintah yaitu bursa sebagai tempat pencatatan transaksi aset crypto di Indonesia, kliring dan kustodian," jelasnya.
Rabby juga menjelaskan bahwa tahun politik 2024 tidak akan mempengaruhi perkembangan transaksi aset crypto.
"Saya yakin pilpres 2024 tak akan bersinggungan dengan perkembangan crypto," jelasnya.
Sementara itu Founder of Indonesia Blockchain Association Yos Adiguna Ginting mengatakan menyongsong era digital yang makin merasuk ke semua sektor kehidupan bersama, dan memandang perlunya masyarakat dan generasi muda memahami arah perkembangan dan dinamika ekonomi digital yang esensial khususnya.
"Selama kita mau belajar dan mau mencoba maka kita akan sama alami kemajuan dengan belahan bumi manapun" katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengguna aset crypto di Indonesia capai 18 juta
Pewarta : Feru Lantara
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Analis sebut pasar kripto 'wait and see' jelang rilis CPI dan FOMC The Fed
11 June 2024 14:35 WIB, 2024
Targetkan 30 juta wisatawan, Pemprov Sumsel perkuat promosi pariwisata daerah
07 April 2026 6:56 WIB
Kejati Sumsel resmi dipimpin Ketut Sumedana, dikenal humble dan sahabat para pemburu berita
14 October 2025 17:48 WIB
Wali Kota Palembang Ratu Dewa buka Turnamen Catur dan Festival UMKM Kantor Berita ANTARA
04 October 2025 20:49 WIB
Wali Kota Palembang tingkatkan kerja sama pemberitaan dengan Kantor Berita ANTARA
08 August 2025 21:38 WIB