Polda Sumsel gelar bakti kesehatan bantu masyarakat terdampak karhutla
Rabu, 27 September 2023 16:59 WIB
Polda Sumsel menggelar bakti kesehatan untuk membantu masyarakat terdampak karhutla. (ANTARA/HO/23)
Palembang (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan menggelar bakti kesehatan untuk membantu masyarakat di sejumlah daerah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau 2023 ini.
"Salah satu daerah yang menjadi sasaran kegiatan bakti kesehatan yakni Desa Dapuk Rejo, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi di Palembang, Rabu.
Dia menjelaskan, karhutla di Kabupaten OKI pada musim kemarau 2023 ini tergolong cukup luas mencapai ratusan hektare, asap karhutla itu bisa mengakibatkan gangguan kesehatan masyarakat, sehingga digelar bakti kesehatan dengan kegiatan pengobatan gratis.
Khusus kegiatan bakti kesehatan yang dilaksanakan di Gedung Padepokan PSHT Cabang OKI di Desa Dapuk Rejo, Selasa (26/9) dipimpin Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M.Zulkarnain.
Dalam kegiatan tersebut fokus dibuka pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang ditangani tim gabungan Dokpol Polda Sumsel.
Pelayanan kesehatan itu diberikan kepada 2.100 orang dengan perincian pengobatan pelayanan umum kepada 1.359 orang.
Kemudian pengobatan pelayanan penyakit dalam diberikan kepada 290 orang, pelayanan pengobatan telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) diberikan kepada 132 orang.
Pengobatan pelayanan gigi dan mulut diberikan kepada 87 orang, pengobatan pelayanan kandungan diberikan kepada 153 orang, pengobatan pelayanan anak diberikan kepada 79 orang dan semua masyarakat yang mengikuti program pengobatan dan pemeriksaan kesehatan itu diberikan pelayanan obat/apotek, katanya.
Menurut dia, melalui bakti kesehatan itu diharapkan masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan dampak asap karhutla mendapat pengobatan dan mereka tetap tangguh dalam menghadapi situasi kemarau panjang yang diperparah dengan adanya fenomena alam El Nino.
“Secara tidak langsung kegiatan ini menciptakan kondisi kondusif, rasa aman dan damai,” ujar Kabid Humas Kombes Pol Supriadi.
Sebelumnya Kapolres OKI AKBP Dili Yanto menjelaskan bahwa karhutla di kabupaten ini pada musim kemarau 2023 tergolong cukup luas mencapai ratusan hektare.
Menghadapi karhutla yang cukup luas pada musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino, dalam rangka Operasi Stop Karhutla Musi 2023 selain dilakukan penanggulangan kebakaran digelar juga pengobatan gratis.
"Polres OKI bersama jajaran Polsek turun ke kawasan rentan karhutla melakukan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan karhutla, selain itu melakukan kegiatan sosial memberikan bantuan sembako dan pengobatan gratis kepada masyarakat terdampak karhutla," ujar Kapolres OKI.
Kepala BPBD Sumsel Iriansyah menambahkan bahwa pihaknya mengoptimalkan enam unit helikopter pengebom air (water bombing) untuk mengatasi karhutla di provinsi setempat pada puncak musim kemarau September 2023.
"Helikopter water bombing yang memiliki kemampuan membawa 5.000 liter air bantuan pusat yang ada di daerah ini pengoperasiannya dioptimalkan untuk membantu pemadaman api dan pendinginan pada kawasan hutan dan lahan yang sulit dijangkau tim patroli darat," ujarnya.
Kegiatan pemadaman dan pendinginan menggunakan helikopter pengebom air sekarang ini difokuskan di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir dan Musi Banyuasin.
Ketiga daerah tersebut menjadi fokus perhatian karena cukup rentan terjadi karhutla dan dalam beberapa bulan terakhir telah terjadi kebakaran lahan mencapai ratusan hektare, kata Kepala BPBD Iriansyah.
"Salah satu daerah yang menjadi sasaran kegiatan bakti kesehatan yakni Desa Dapuk Rejo, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi di Palembang, Rabu.
Dia menjelaskan, karhutla di Kabupaten OKI pada musim kemarau 2023 ini tergolong cukup luas mencapai ratusan hektare, asap karhutla itu bisa mengakibatkan gangguan kesehatan masyarakat, sehingga digelar bakti kesehatan dengan kegiatan pengobatan gratis.
Khusus kegiatan bakti kesehatan yang dilaksanakan di Gedung Padepokan PSHT Cabang OKI di Desa Dapuk Rejo, Selasa (26/9) dipimpin Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M.Zulkarnain.
Dalam kegiatan tersebut fokus dibuka pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang ditangani tim gabungan Dokpol Polda Sumsel.
Pelayanan kesehatan itu diberikan kepada 2.100 orang dengan perincian pengobatan pelayanan umum kepada 1.359 orang.
Kemudian pengobatan pelayanan penyakit dalam diberikan kepada 290 orang, pelayanan pengobatan telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) diberikan kepada 132 orang.
Pengobatan pelayanan gigi dan mulut diberikan kepada 87 orang, pengobatan pelayanan kandungan diberikan kepada 153 orang, pengobatan pelayanan anak diberikan kepada 79 orang dan semua masyarakat yang mengikuti program pengobatan dan pemeriksaan kesehatan itu diberikan pelayanan obat/apotek, katanya.
Menurut dia, melalui bakti kesehatan itu diharapkan masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan dampak asap karhutla mendapat pengobatan dan mereka tetap tangguh dalam menghadapi situasi kemarau panjang yang diperparah dengan adanya fenomena alam El Nino.
“Secara tidak langsung kegiatan ini menciptakan kondisi kondusif, rasa aman dan damai,” ujar Kabid Humas Kombes Pol Supriadi.
Sebelumnya Kapolres OKI AKBP Dili Yanto menjelaskan bahwa karhutla di kabupaten ini pada musim kemarau 2023 tergolong cukup luas mencapai ratusan hektare.
Menghadapi karhutla yang cukup luas pada musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino, dalam rangka Operasi Stop Karhutla Musi 2023 selain dilakukan penanggulangan kebakaran digelar juga pengobatan gratis.
"Polres OKI bersama jajaran Polsek turun ke kawasan rentan karhutla melakukan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan karhutla, selain itu melakukan kegiatan sosial memberikan bantuan sembako dan pengobatan gratis kepada masyarakat terdampak karhutla," ujar Kapolres OKI.
Kepala BPBD Sumsel Iriansyah menambahkan bahwa pihaknya mengoptimalkan enam unit helikopter pengebom air (water bombing) untuk mengatasi karhutla di provinsi setempat pada puncak musim kemarau September 2023.
"Helikopter water bombing yang memiliki kemampuan membawa 5.000 liter air bantuan pusat yang ada di daerah ini pengoperasiannya dioptimalkan untuk membantu pemadaman api dan pendinginan pada kawasan hutan dan lahan yang sulit dijangkau tim patroli darat," ujarnya.
Kegiatan pemadaman dan pendinginan menggunakan helikopter pengebom air sekarang ini difokuskan di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir dan Musi Banyuasin.
Ketiga daerah tersebut menjadi fokus perhatian karena cukup rentan terjadi karhutla dan dalam beberapa bulan terakhir telah terjadi kebakaran lahan mencapai ratusan hektare, kata Kepala BPBD Iriansyah.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026