Kolaborasi dengan pemerintah, Bukit Asam ikut aksi tanam mangrove
Senin, 4 September 2023 10:08 WIB
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turut serta dalam Aksi Tanam Mangrove #Kerja Bersama Hijaukan Indonesia yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Indonesia. Kegiatan ini dipusatkan di Ketapang Urban Aquaculture, Mauk, Tangerang pada Kamis (31/8/2023). (ANTARA/HO/Corsec)
Tangerang, Banten (ANTARA) - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turut serta dalam Aksi Tanam Mangrove #Kerja Bersama Hijaukan Indonesia yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Indonesia. Kegiatan ini dipusatkan di Ketapang Urban Aquaculture, Mauk, Tangerang pada Kamis (31/8/2023).
Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves, Nani Hendiarti, dalam sambutannya pada acara ini mengajak semua kelompok Masyarakat dapat bersama-sama bekerja untuk dapat menghijaukan Indonesia.
“Tema tanam mangrove ini adalah “Kerja Bersama Hijaukan Indonesia”. Mari kita satukan dan bulatkan tekad untuk menjaga dunia yang kita pinjam dari anak cucu kita untuk menjadi lebih baik di masa yang akan datang,” kata Nani.
PTBA dan PT PLN (Persero) bekerja sama dengan komunitas pegiat mangrove Sinar Surya Sejahtera menyumbangkan 15.000 bibit mangrove.
General Manager PT Bukit Asam Tbk Unit Pertambangan Tanjung Enim, Venpri Sagara, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan ini.
“PTBA berkoordinasi dengan BPDAS (Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai) untuk melakukan ground checking dengan rencana luasan rehabilitasi mangrove 500 ha. Meskipun demikian, PTBA telah menerima rekomendasi lokasi dari KLHK dengan potensi luas lahan 2.498 ha di Sumatera Barat dan Lampung, yang laik untuk dilakukan rehabilitasi,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan Aksi Tanam Mangrove #Kerja Bersama Hijaukan Indonesia meliputi penanaman 15.000 bibit mangrove, penanaman 400 bibit pohon produktif, aksi pemberdayaan masyarakat dan aksi konservasi pelepasliaran belangkas/mimi, dilanjutkan dengan peninjauan lokasi penanaman 15.000 batang mangrove.
Mangrove jenis Rhizopora Sp ditanam di lahan bekas tambak seluas 3 hektar dalam lingkungan Ketapang Urban Aquaculture. Kemenko Marves juga mengajak siswa/i Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama sekitar Ketapang Aquaculture untuk terlibat.
Pemerintah Kabupaten Tangerang, Kementerian LHK melalui BPDAS Citali, Kemenko PMK, serta BUMN dan swasta berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini.
Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves, Nani Hendiarti, dalam sambutannya pada acara ini mengajak semua kelompok Masyarakat dapat bersama-sama bekerja untuk dapat menghijaukan Indonesia.
“Tema tanam mangrove ini adalah “Kerja Bersama Hijaukan Indonesia”. Mari kita satukan dan bulatkan tekad untuk menjaga dunia yang kita pinjam dari anak cucu kita untuk menjadi lebih baik di masa yang akan datang,” kata Nani.
PTBA dan PT PLN (Persero) bekerja sama dengan komunitas pegiat mangrove Sinar Surya Sejahtera menyumbangkan 15.000 bibit mangrove.
General Manager PT Bukit Asam Tbk Unit Pertambangan Tanjung Enim, Venpri Sagara, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan ini.
“PTBA berkoordinasi dengan BPDAS (Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai) untuk melakukan ground checking dengan rencana luasan rehabilitasi mangrove 500 ha. Meskipun demikian, PTBA telah menerima rekomendasi lokasi dari KLHK dengan potensi luas lahan 2.498 ha di Sumatera Barat dan Lampung, yang laik untuk dilakukan rehabilitasi,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan Aksi Tanam Mangrove #Kerja Bersama Hijaukan Indonesia meliputi penanaman 15.000 bibit mangrove, penanaman 400 bibit pohon produktif, aksi pemberdayaan masyarakat dan aksi konservasi pelepasliaran belangkas/mimi, dilanjutkan dengan peninjauan lokasi penanaman 15.000 batang mangrove.
Mangrove jenis Rhizopora Sp ditanam di lahan bekas tambak seluas 3 hektar dalam lingkungan Ketapang Urban Aquaculture. Kemenko Marves juga mengajak siswa/i Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama sekitar Ketapang Aquaculture untuk terlibat.
Pemerintah Kabupaten Tangerang, Kementerian LHK melalui BPDAS Citali, Kemenko PMK, serta BUMN dan swasta berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini.
Pewarta : Pewwarta Sumsel
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PTBA dukung hilirisasi ketahanan energi melalui "Artificial Graphite"
22 January 2025 6:47 WIB, 2025
Wujudkan Indonesia Maju, PTBA dukung pemberantasan buta membaca dan matematika
13 December 2024 10:01 WIB, 2024
Berdayakan masyarakat, Bukit Asam sulap lahan tidak produktif di Sukamoro
21 November 2024 11:45 WIB, 2024
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
Pemprov Sumsel-Icraf luncurkan aplikasi SiAlam permudah akses perhutanan sosial
10 December 2025 18:10 WIB