Gubernur Sumsel minta PWI terus jaga profesionalisme dan independensi
Sabtu, 5 Agustus 2023 21:19 WIB
Gubernur Sumsel H Herman Deru berfoto bersama saat menghadiri Seminar Nasional Hari Pers Nasional yang digelar Kota Lubuk Linggau Sumatera Selatan, Sabtu. (ANTARA/HO/Diskominfo)
Palembang, Sumsel (ANTARA) - Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru meminta PWI Sumatera Selatan terus mengawal para anggotanya untuk tetap profesional, menjaga kualitas serta independen.
Hal itu disampaikan Gubernur Herman Deru saat menghadiri Seminar Nasional Peringatan Hari Pers Nasional ke-77 yang dipusatkan di Kota Lubuk Linggau Sumatera Selatan, Sabtu.
Kegiatan itu dihadiri juga oleh Ketua Dewan Pers Dr Ninik Rahayu, Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe , Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar dan Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah serta para anggota perwakilan PWI se-Sumsel.
Ia menyebutkan, keberadaan PWI sudah teruji selama 77 tahun. Hal yang terpenting saat ini adalah menjaga eksistensi dan nama baik wartawan.
"Setiap orang bisa menjadi wartawan apa saja. wartawan olahraga, pendidikan, kesehatan , kuliner. Berita didapat darimana saja, apalagi berira online dapat diterima dimana saja, secara realtime. Namun keberadaan PWI tetap berdiri kokoh di tempatnya dengan selalu menjaga eksistensi dan nama baik wartawan," katanya.
Ia mendorong PWI Sumsel memasifkan pelaksanaan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) untuk wartawan. Karena, UKW sebagai barrier dalam melaksanakan kerja jurnalis.
Gubernur Sumsel juga memberikan pesan kepada anggota PWI untuk tetap menjaga kualitas dan independensinya sesuai dengan tagline yang bertema ‘Pers Sehat, Demokrasi Berkualitas, Pembangunan Daerah Maju’.
Hal itu disampaikan Gubernur Herman Deru saat menghadiri Seminar Nasional Peringatan Hari Pers Nasional ke-77 yang dipusatkan di Kota Lubuk Linggau Sumatera Selatan, Sabtu.
Kegiatan itu dihadiri juga oleh Ketua Dewan Pers Dr Ninik Rahayu, Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe , Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar dan Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah serta para anggota perwakilan PWI se-Sumsel.
Ia menyebutkan, keberadaan PWI sudah teruji selama 77 tahun. Hal yang terpenting saat ini adalah menjaga eksistensi dan nama baik wartawan.
"Setiap orang bisa menjadi wartawan apa saja. wartawan olahraga, pendidikan, kesehatan , kuliner. Berita didapat darimana saja, apalagi berira online dapat diterima dimana saja, secara realtime. Namun keberadaan PWI tetap berdiri kokoh di tempatnya dengan selalu menjaga eksistensi dan nama baik wartawan," katanya.
Ia mendorong PWI Sumsel memasifkan pelaksanaan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) untuk wartawan. Karena, UKW sebagai barrier dalam melaksanakan kerja jurnalis.
Gubernur Sumsel juga memberikan pesan kepada anggota PWI untuk tetap menjaga kualitas dan independensinya sesuai dengan tagline yang bertema ‘Pers Sehat, Demokrasi Berkualitas, Pembangunan Daerah Maju’.
Pewarta : Pewarta Sumsel
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Tim Satgas padamkan karhutla 8,5 hektare di Desa Merbau Ogan Komering Ulu
07 September 2026 22:41 WIB
Polisi terapkan metode spiral padamkan kebakaran lahan gambut di Muara Enim
07 September 2026 12:42 WIB
Sambal Joruk OKU Timur ditetapkan jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
07 September 2026 10:37 WIB