
Pemprov Sumsel kuatkan akses pembiayaan pengusaha muda

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memberikan penguatan akses pembiayaan kepada pelaku usaha muda agar mampu memperluas skala bisnisnya.
"Untuk menguatkan akses pembiayaan itu, kami menggandeng Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengembangkan program Sultan Muda Sumsel," kata Gubernur Sumsel Herman Deru setelah meninjau kegiatan eksplorasi program tersebut di Palembang, Rabu.
Dia menjelaskan upaya tersebut merupakan komitmen pihaknya dalam mendukung pengembangan usaha yang dirintis generasi muda di 17 kabupaten dan kota dalam provinsi setempat.
Pelaku usaha muda di daerah ini seperti di Kota Palembang mampu memperluas skala bisnisnya dan menembus pasar ekspor.
Pelaku usaha muda di kawasan Musi II Palembang yang menampung buah kelapa hasil panen petani lokal, dengan melakukan pemilahan dan pengolahan sesuai kebutuhan pasar.
Buah kelapa dijual mulai dari kelapa utuh hingga diolah menjadi santan dan kopra diekspor secara rutin ke sejumlah negara, seperti China, Thailand, dan Vietnam.
Keberhasilan pelaku usaha muda menembus pasar internasional menjadi bukti besarnya potensi komoditas kelapa sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.
Dengan dukungan pembiayaan, pengembangan hilirisasi yang berkelanjutan dan semakin terbukanya akses pasar internasional.
Sektor kelapa dapat menjadi salah satu komoditas unggulan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan pendapatan petani, serta menciptakan lebih banyak lapangan kerja, jelas Gubernur Herman Deru.
Pewarta: Yudi Abdullah
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
